Alber, Anggota DPRD Agam,Terjun Langsung Bantu Evakuasi Korban Galodo di Jorong Arikia

Dalko, kaba12 — Alber, Anggota DPRD Agam dari fraksi Partai Demokrat, terjun langsung membantu proses pencarian dan evakuasi korban terdampak bencana banjir bandang di Subarang Aia, Jorong Arikia, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Sabtu, (29/11).

Proses pencarian dua warga Subarang Aia, Arikia yang tertimbun material longsor dan banjir bandang itu, berhasil ditemukan Sabtu, (29/11) sore sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung dikebumikan warga di Arikia, pukul 18.00 WIB.

Bencana banjir bandang yang melanda Jorong Rikia, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya Kamis (27/11) menyisakan duka mendalam bagi warga setempat. Bahkan, Alber, Anggota DPRD Dapil VI Agam itu, secara rutin hadir di loaksi kejadian untuk membantu proses evakuasi sekaligus memastikan penanganan korban berjalan dengan baik.

Sejak hari kejadian Kamis, (27/11), tim gabungan bersama warga menemukan dua korban yakni Emnimar (55) yang ditemukan meninggal di lokasi kejadian, dan Syafrudin (65) yang meninggal dalam perawatan intensif di ICU RSUD Lubukbasung setelah ditemukan tertimbun material banjir bandang.

Sementara, upaya pencarian yang dilakukan terhadap dua korban yang merupakan pasangan suami-istri masing-masing Sarifuddin,(50) dan Mariana,(30), ditemukan Sabtu sore dalam kondisi meninggal dunia, “Alhamdulillah, semua korban terdampak banjir bandang Subarang Aia berhasil ditemukan, “sebut Alber di lokasi pemakaman.


Anggota DPRD Agam dari Fraksi Partai Demokrat itu mengaku prihatin atas musibah yang menimpa warganya tersebut, bahkan di wilayah Tanjung Raya cukup banyak korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi yang memicu curah hujan tinggi sejak sepekan terakhir.

Alber juga menghimbau warga untuk lebih waspada, menyikapi kondisi cuaca, termasuk potensi banjir susulan yang bisa terjadi di wilayah Subarang Aia termasuk beberapa titik lain di Tanjung Raya, apalagi jika curah hujan mengalami kembali peningkatan.

Disisi lain, pihaknya berharap seluruh elemen yang ada dalam masyarakat untuk berperan maksimal dalam membantu penanganan dampak bencana yang terjadi di Kabupaten Agam, karena musibah yang terjadi merupakan duka bersama yang harus diatasi bersama, “bersama kitab isa, bersama kita atasi dampak bencana yang terjadi, “tegasnya serius.

(HARMEN)

0Shares