Sigiran, kaba12 — Tim gabungan lakukan pembersihan material longsor yang menimbun 4 rumah termasuk ruas jalan dan saluran drainase di jorong Sigiran, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya Selasa, (24/12).
Proses pembersihan material longsor yang dilakukan secara manual khususnya di pemukiman warga yang terdampak, karena material longsor berupa tanah ,batu-batu dan kayu berserakan sampai masuk ke dalam rumah, termasuk di bagian depan rumah warga.

Kondisi serupa terlihat di sepanjang ruas jalan yang tertimbun, yang harus dibersihkan menggunakan alat berat, pasalnya, bentangan timbunan longsor cukup panjang dengan volume yang cukup besar.

Proses pembersihan itu sebut Ichwan Pratama Danda, Kabid.KL BPBD Agam sudah langsung dilakukan sejak Senin sore, pasca bencana longsor terjadi, dimana warga yang bermukim di 4 rumah dengan total 22 jiwa sudah diungsikan ke lokasi aman.
Disebutkan, untuk proses pembersihan di kawasan terdampak pihaknya akan menggunakan alat berat, termasuk dukungan tim Damkar Agam untuk penyemprotan areal terdampak, “ kita langsung bergerak melakukan pembersihan, “ sebutnya.

Dijelaskan, di 4 rumah termasuk 1 bengkel yang terdampak di Jorong Sigiran , dihuni 6 kepala keluarga dengan 22 jiwa, masing-masing milik Masri,(65), Nurlaili,(70), Irtayeti, (48) dan Irvan Yuhardi, (51) yang kondisi rumahnya dipenuhi lumpur dan material longsor lainnya.

Sementara, informasi yang diperoleh kaba12, hingga Selasa, (24/12) siang, akses menuju lokasi longsor di Sigiran maupun Jorong Pantas,masih tidak bisa ditembus, karena kawasan itu dikepung oleh tanah longsor, termasuk akses dari Muko-Muko terkendala karena tiang listrik roboh, sehingga rombongan yang akan bergerak ke lokasi masih tersekat, termasuk rombongan Bupati Agam Dr.Andriwarman yang sejak pagi berupaya menembus lokasi, menunggu terbukanya akses jalan.
(HARMEN)
