Lubukbasung,kaba12 — Pemkab.Agam sudah menyiapkan lahan untuk rencana relokasi bagi korban terdampak banjir bandang lahar ujan Gunung Marapi yang rumahnya hancur dan rusak parah, termasuk warga yang bermukim di sepanjang kawasan zona merah jalur aliran sungai yang berhulu ke puncak Gunung Marapi.
Lahan yang disiapkan berada di Jorong Surabayo, Nagari Lubukbasung seluas 1,4 hektar yang bisa menampung setidaknya pembangunan 83 unit rumah type 36 sesuai site plan yang sudah disusun. Pencadangan lahan relokasi untuk warga terdampak bencana banjir bandang itu diproyeksikan untuk warga terdampak yang berasal dari Kecamatan Canduang, Sungaipua, AmpekAngkek,Banuhampu, IV Koto dan Malalak.

Menindaklanjuti hasil pertemuan Bupati Agam dengan gubernur Sumbar sebelumnya di Padang, tim Pemkab .Agam bersama Kepala Balai Perumahan Sumatera Wilayah III, Dinas Perkimtan Provinsi Sumbar dan Balai BPPW Sumbar, melakukan peninjauan lahan rencana lokasi relokasi korban banjir bandang di Jorong Surabayo Nagari Lubukbasung, kemarin.
Seperti dijelaskan Ir.Rinaldi, Kepala Dinas Perkim Agam, lokasi relokasi itu yang berjarak 1,5 Km dari pusat pemerintahan Kabupaten Agam di Padang Baru, Lubukbasung, dengan luas areal 1,4 hektar sesuai site plan yang telah disusun memiliki daya tampung sebanyak 83 unit rumah tipe 36.

“Luas lahan yang dicadangkan cukup memadai dengan daya tampung melebihi jumlah KK yang bersedia mengikuti relokasi kolektif sebanyak 80 KK,” jelasnya.
Ditambahkan Rinaldi, pembangunan perumahan relokasi tersebut, sesuai keputusan bersama dalam rapat bersama gubernur Sumbar sebelumnya, Pemkab.Agam hanya menyiapkan lahan sementara pembangunan rumah relokasi akan di lakukan oleh Kementerian PUPR.

Sebelumnya, Bupati Agam Dr.Andri warman bersama unsur terkait di Pemkab.Agam,mengikuti rapat koordinasi rencana relokasi korban banjir bandang lahar hujan Gunung Marapi di Istana Gubernuran Sumbar dan menyatakan kesiapan Pemkab Agam untuk relokasi terpadu yang sudah disiapkan tanahnya di Lubukbasung.
(HARMEN)
