Lubukbasung, kaba12.com — Menindaklanjuti instruksi bupati Agam dalam tahapan penanganan penyebaran covid19 di kabupaten Agam, terkait dengan ketersediaan pangan untuk masyarakat, berbagai langkah strategis sudah dilakukan jajaran terkait.
Diyakinkan, stok beras untuk kebutuhan masyarakat kabupaten Agam sangat memadai, bahkan Agam merupakan merupakan daerah surplus beras, termasuk surplus sayuran dan kebutuhan pokok lain.
Sementara untuk mengamankan kebutuhan garam konsumsi masyarakat, kabupaten Agam mencadangkan untuk tahap awal 20 ton stok garam siap pakai yang pasokannya dijadualkan Jumat,(27/3) mulai masuk ke gudang khusus yang disiapkan Pemkab.Agam.
Bupati Agam Dr.H.Indra Catri menjawab kaba12.com menegaskan, untuk cadangan bahan pokok terutama beras, sayuran dan jenis kebutuhan dapur lainnya, diyakinkan memadai dan cukup, sementara untuk cadangan bumbu dapur, Pemkab.Agam sudah menyiapkan cadangan garam yang akan dibagikan untuk masyarakat dengan pola dan waktu tertentu yang tengah dipersiapkan mekanismenya.
Dilain pihak, untuk kebutuhan konsumsi lain-lain, Bupati Agam meminta masyarakat untuk memaksimalkan kegiatan Agam menyemai, dengan menanam seluruh lahan yang dimiliki dengan berbagai jenis tanaman bahan pohon mulai saat ini, untuk sewaktu-waktu bisa digunakan untuk kebutuhan dapur,” kita himbau masyarakat mulai saat ini untuk menanami seluruh lahan dimiliki dengan berbagai jenis tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk dimakan, “ himbau Indra Catri.
Secara terpisah, Asisten II Sekab.Agam Yosefriawan menyebutkan, menindaklanjuti instruksi bupati Agam untuk cadangan pangan masyarakat tersebut, pihaknya sudah menyiapkan sok garam untuk tahap awal 20 ton yang akan dibagikan untuk masyarakat,” jika siapkan GOR Rang Agam sebagai gudang pangan Pemkab.Agam yang akan dimanfaatkan sewaktu-waktu untuk didistribusikan pada masyarakat, sesuai mekanisme yang tengah disusun saat ini,” ulasnya.
Sementara untuk cadangan beras, Pemkab.Agam sudah menyiagakan stok beras di gudang Bulog, untuk beberapa bulan kedepan, termasuk menghadapi bulan suci Ramadhan, “ kita sudah persiapkan langkah-langkah pengamanan pangan, jadi masyarakat tidak perlu resah, “ tegas Yosefriawan lagi.
HARMEN