Palupuah, kaba12.com — Bupati Agam Dr.H.Indra Catri dorong peran aktif berbagai elemen masyarakat sampai ke tingkat nagari dalam meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di kabupaten Agam.
Peran dan dukungan aktif masyarakat dengan berbagai langkah antisipasi yang sudah diinstruksi-kan sangat menentukan wilayah kabupaten Agam, aman dari serbuan pandemic covid19 yang penyebarannya semakin menguatirkan saat ini.

Harapan itu disampaikan bupati Agam pada walinagari Pasia Laweh, Zul Arifin Dt.Paratiah, jajaran pemerintah nagari dan unsur forkopimca Palupuah, saat meninjau posko siaga covid19 nagari Pasia Laweh, kecamatan Palupuah, Kamis,(7/4).
Dalam kunjungan lapangan untuk melihat kesiapan nagari di kabupaten Agam dalam melakukan langkah-langkah antisipasi bersama masyarakat, baik program pembersihan sarana, kegiatan penyemprotan cairan disinfektan, mengawasi pola antisipasi social-physical distancing, pengawasan terhadap pendatang, termasuk perantau, mengurangi kegiatan di tempat-tempat keramaian termasuk pasar, serta program pembagian bantuan siaga pangan yang saat sedang dilaksanakan di kabupaten Agam.
Ditegaskan Indra Catri, strategi Pemkab.Agam dalam menghadapi penyebaran virus corona adalah siaga berbasis nagari, karena masyarakat nagari menjadi pondasi penting untuk memutus rantai penyebaran pandemic covid19 sesuai berbagai program yang sudah dijalankan.
Sementara walinagari Pasia Laweh Zul Arifin Dt.Parpatiah menjelaskan, khusus di nagarinya strategi percepatan penanganan penyebaran pandemic covid-19, justru berbasis kaum dengan melibatkan peran niniak mamak dalam upaya antisipasi termasuk mengawasi anak-kemenakan masing-masing.

Pola siaga berbasis kaum ini, ulas Zul Arifin, sangat efektif bahkan menentukan, karena peran ninik mamak dalam memberi pembinaan dan arahan pada anak-kemenakan mereka, untuk bersama-sama siaga mengantisipasi masuknya virus corona ke Pasia Laweh, dimulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat sekitarnya, “ termasuk pengawasan ketersediaan pangan anak-kemanakan, diawasi langsung ninik mamak kaum masing-masing,”tegasnya.
Di Nagari Pasia Laweh, ulas Zul Arifin Dt.Parpatiah lagi, pemerintah nagari menjalin kerjasama dengan “100 ninik mamak nan dikato” yang memberi dampak positif dalam upaya percepatan penanganan penyebaran covid19, karena peran ninik mamak sangat tinggi dan kuat.
Pemantauan posko siaga covid19 di berbagai nagari di kabupaten Agam, sepanjang Selasa, bupati Agam didampingi Asisten II Sekab.Agam Yosefriawan, Kadinas PMN Agam Teddy Martha, Kadinas Pertanian Agam Arief Restu dan Kabag.Protokoler-Komunikasi Pimpinan Sekab.Agam Khasman Zaini, yang memonitor beberapa nagari di kawasan Timur kabupaten Agam.
HARMEN
