Menyikapi perkembangan situasi terkait pendemi corona virus dan menindaklanjuti hasil rapat koordinasi Bupati Agam Dr.H.Indra Catri dengan gubernur Sumbar di Padang Senin,(16/3), Pemkab.Agam sudah melakukan serangkaian rapat khusus dengan berbagai unsur terkait untuk mengantisipasi penyebaran virus corona covid19 di wilayah tersebut.
Sebelumnya, bupati Agam yang sebelumnya membuat himbauan khusus untuk seluruh elemen masyarakat, dipertajam dengan beberapa langkah yang penanganan di lapangan.

Seperti halnya pertanyaan bupati Agam Dr.H.Indra Catri kepada Pers Selasa,(17/3) didampingi Sekab.Agam M.Dt.Maruhun, Asisten I Sekab.Agam Rahman, Kalak.BPBD Agam M.Lutfie, Kepala Disparpora Agam Satria, Kasatpol.PP-Damkar Agam Kurniawan Syahputra, Kabag.Tapem Hilton, Kabag.Pro-KP Kasman Zaini dan beberapa pejabat Pemkab Agam lain menyebutkan beberapa langkah strategis yang dilakukan Pemkab Agam, terhitung mulai Selasa,(17/3) hari ini.
Dijelaskan, khusus penanganan dan antisipasi covid19, Pemkab.Agam sebelumnya sudah mengumumkan pembatasan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan masyarakat luas dibatalkan, diantaranya event wisata X-GAS#2 Ayo ke Agam, yang dijadualkan tanggal 22 Maret ini ditunda pelaksanaannya, juga kegiatan OPD yang mengundang banyak orang ditunda pelaksanaannya.
Disebutkan Indra Catri, Pemkab Agam juga melakukan pembatasan selektif kegiatan perjalanan dinas seluruh aparatur pemerintahan, baik perjalan dinas ke luar daerah dalam propinsi, maupun perjalanan dinas luar propinsi, “ aparat Pemkab Agam akan mengikuti kegiatan di luar daerah dengan ektra selektif dan ekstra prioritas, “ tegasnya.

Sementara untuk kegiatan pendidikan, tetap berjalan seperti biasa, namun dengan pengawasan khusus, termasuk kegiatan di objek wisata akan dipantau khusus oleh tim yang dibentuk Pemkab. Agam sesuai instruksi presiden.
“ Kondisi ini akan terus dipantau dan kebijakan yang dikeluarkan Pemkab Agam akan ditinjau jika ada perkembangan lain di lapangan, “ tegas Indracatri.
Diyakinkan Indra Catri, hingga Selasa,(17/3) hari ini, tidak ada laporan terkait dengan suspect corona virus, namun pihaknya sudah melakukan berbagai langkah antisipasi, dengan pengawasan khusus di berbagai objek yang menjadi sentral kunjungan masyarakat, terutama di beberapa objek wisata daerah, sekolah, perkantoran dan sarana lain.-(*)
Siaga Covid19, Pemkab.Agam Siapkan Anggaran
Dalam upaya penanganan dan antisipasi corona virus, Pemkab Agam sesuai dengan instruksi presiden sudah menyiapkan anggaran khusus memanfaatkan alokasi anggaran tak tersangka BPBD Agam untuk menyediakan berbagai kebutuhan peralatan sanitasi untuk antisipasi pendemi covid 19 tersebut.
Hanya saja, hingga Selasa,(17/3), berbagai jenis peralatan medis yang dibutuhkan untuk antisipasi di lapangan, baik hand sanitizer, thermometer infrared dan thermo gun masih sulit diperoleh di berbagai daerah, padahal perangkat itu penting untuk mendeteksi dan antisipasi .
Upaya jajaran terkait Pemkab Agam, terutama tim Dinkes Agam untuk mendapatkan perangkat yang dibutuhkan tersebut, masih belum membuahkan hasil. Saat ini, peralatan dimaksud tengah diupayakan mencarinya ke beberapa propinsi termasuk ke Jakarta.

Untuk penanganan dan deteksi awal, saat ini bupati Agam Dr.Indra Catri mengintruksikan pemanfaatan seluruh sarana medis dan sanitasi yang ada di puskesmas, rumah sakit dan Dinkes Agam sampai perangkat yang dibutuhkan bisa diperoleh.
Hal itu disebutkan Sekab.Agam M.Dt.Maruhun menjawab kaba12.com, menyusul langkanya peralatan sanitasi yang dibutuhkan saat ini untuk penanganan dan antisipasi pendemi covid 19 di kabupaten Agam.
Dijelaskan M.Dt.Maruhun, kondisi keterbatasan sarana tersebut sudah dilaporkan pada gubernur dan Dinkes Sumbar, dimana untuk penyediaan sarana pendukung tersebut, pihaknya sesuai ketentuan Permendagri No.20 tahun 2020 tentang penanganan vorona virus, sudah menyiapkan alokasi anggaran untuk penyediaan sarana dan operasional lapangan.
“ Kita berharap, perangkat yang dibutuhkan itu bisa diperoleh dalam waktu dekat, sehingga pengawasan dan pemantauan lapangan bisa dilakukan secara optimal, “sebutnya.
Untuk tahap awal, Pemkab.Agam dalam penanganan mengantisipasi corona virus, sudah menyampaikan edaran pada masyarakat untuk memelihara kebersihan lingkungan, mencuci tangan dengan benar, memakai cairan pembersih yang direkomendasikan, menghindari kegiatan keramaian, serta langkah-langkah lain yang sudah diumumkan sebelumnya.-(*)
Antisipasi Covid19 Beberapa Event Besar Ditunda
Pemkab.Agam bersama berbagai organisasi yang ada di kabupaten Agam yang sudah merancang beberapa event khusus dengan skala besar sepakat untuk menunda pelaksanaan kegiatannya, sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Beberapa event besar yang sudah dirancang sebelumnya, seperti kegiatan X-Gas#2 Ayo ke Agam Jelajah Alam Gunung Silayang yang dijadualkan tanggal 22 Maret itu, akan ditunda, kemungkinan akan digelar tanggal 18-19 Juli mendatang, festival danau Maninjau, reuni akbar beberapa sekolah lanjut usai lebaran mendatang, kegiatan jambore PKK serta berbagai event promosi Ayo ke Agam yang sudah dirancang sebelumnya.
Penundaan event besar Pemkab Agam itu dibenarkan Sekab.Agam M.Dt.Maruhun saat bertemu panitia X-Gas#2 Ayo ke Agam Anto Japank di Lubukbasung, Selasa,(17/3).

“ Kita sepakati hal itu, kita tunda sampai situasi pendemi corona virus mereda dan aman, karena event yang dirancang akan menghadirkan banyak tamu dan undangan dari berbagai propinsi di Indonesia,” sebut M.Dt.Maruhun.
Penundaan itu, termasuk beberapa event lain di kabupaten Agam, sesuai dengan instruksi pimpinan menindaklanjuti hasil rapat koordinasi kepala daerah se Sumbar dengan gubernur tentang penanganan dan antisipasi corona virus di Padang, Senin,(16/3).
“ Kita menunda kegiatan yang melibatkan banyak orang, untuk mengantisipasi penyebaran pendemi covid 19 tersebut, “ ulas Sekab.Agam itu lagi.
Hal itu diamini Anto Japank, panitia X-Gass#2 Ayo ke Agam yang mengaku memahami kondisi yang berkembang saat ini, “ mudah-mudahan situasi cepat aman, dan pendemi covid 19 bisa segera diredam, “ ulasnya.

Khusus event tersebut, panitia kemungkinan akan merancang jadual tanggal 18-19 Juli mendatang bertetapan dengan peringatan ulang tahun ibukota kabupaten Agam di Lubukbasung yang ke-27, bulan Juli mendatang.
“ Kita pertimbangkan tanggal itu, tapi yang pasti, tanggal 22 Maret ini event X-Gass#2 Ayo ke Agam kita tunda, “ sebut Anto Japank menegaskan.
Event-event akbar secara nasional juga banyak yang ditunda di berbagai daerah, termasuk keikutsertaan kabupaten Agam dalam acara tertentu ditingkat nasional, dibatalkan,sampai kondisi benar-benar aman.-(*)
