Agam Catat 45 Warga Terinfeksi Covid-19, Rabu Ini Tidak Ada Penambahan

Lubukbasung, kaba12.com — Kabupaten Agam mencatatkan 45 orang warga yang dinyatakan positif terkonfirmasi virus corona sejak Maret lalu. Dua pekan terakhir, terjadi lonjakan yang cukup signifikan, ditengarai karena paparan dari warga pendatang dan perantau yang pulang kampung termasuk “jemputan” dari daerah lain.

Dari total 45 orang warga yang terinfeksi covid-19, 20 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan 25 orang saat ini masih menjalani perawataan di 4 rumah sakit, masing-masing 11 orang di RSAM Bukittinggi, 2 orang di RS.Rasyidin Padang, 5 orang di RSUD Lubukbasung dan 7 orang di BPSDM Padang Besi.

Sementara sebaran 25 warga yang terkonfirmasi positif covid-19 masing-masing kecamatan Malalak 1 orang, kecamatan IV Koto 13 orang, kecamatan Banuhampu 5 orang, kecamatan Tilatang Kamang 5 orang, dan kecamatan Kamang Magek 1 orang.

Menurut Khasman Zaini, jurubicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam, saat ini proses penanganan terhadap 25 warga yang dirawat dan diisolasi sudah dilakukan secara intensif, sementara proses tracing untuk beberapa kluster sudah dilakukan dan menunggu hasil labor tes swab yang sudah dilakukan. “ Kita berharap, tidak ada penambahan lagi, “ ungkap Khasman Zaini.

Disebutkan, untuk proses penanganan para pasien yang dirawat dan diisolasi saat ini, GTP2 Covid-19 Agam, terus melakukan pemantauan dan mendorong seluruh pemerintah kecamatan, nagari bersama tim puskesmas untuk memantau perkembangan di lapangan, termasuk imbauan untuk mendata pendatang dan perantau yang pulang kampung untuk langsung dilakukan tes swab sebagai langkah antisipasi penyebaran covid-19.

“ Hal itu sesuai dengan imbauan ketua harian GTP2 Covid-19 Agam, dan di berbagai kecamatan sudah dilakukan, “ sebut Khasman Zaini.

Disisi lain, jurubicara GTP2 Covid-19 Agam itu menghimbau masyarakat dan kalangan perantau yang pulang kampung untuk pro-aktif mentaati imbauan yang sudah disampaikan tersebut, sebagai upaya antisipasi memutus rantai penyebaran covid-19 di kabupaten Agam.

HARMEN

0Shares