Lubukbasung,kaba12 — Puncak peringatan 32 tahun usia Ibukota Kabupaten Agam yang jatuh tanggal 19 Juli 2025 diyakini akan tampil beda dibanding moment serupa tahun-tahun sebelumnya.
Pasalnya, atas kesempatan bersama yang disetujui kalangan ninik mamak di Kecamatan Lubukbasung, format acara akan disulap khusus bernuansa kearifan lokal. Tidak hanya moment parade jamba seperti yang rutin digelar, juga prosesi penyambutan tamu kehormatan, dan keterlibatan ninik mamak dan kalangan masyarakat akan lebih ditonjolkan.
Bahkan, khusus moment 32 tahun Ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung itu, PHBN Agam bersama panitia pelaksana dan Bupati Agam H.Beni Warlis, sepakat untuk menggunakan pakaian adat Minang dalam prosesi upacara resmi, Senin, (21/7) bersama seluruh unsur Forkopimda Agam, seluruh kepala OPD menyatu dengan kalangan ninik mamak, tokoh masyarakat dan bundo kanduang.

Kesepakatan penggunaan pakaian adat itu, ditetapkan panitia setelah Bupati Agam H.Beni Warlis menggelar pertemuan dengan pengurus LKAAM Kecamatan Lubukbasung, untuk meminta persetujuan dan disepakati bersama, “Alhamdullilah, moment peringatan 32 Tahun Ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung, akan tampil beda dan luar biasa, “ungkap Rahman, Asisten I Sekab.Agam bersama Kepala Badan Kesbangpol Bambang Warsito dan Ketua Panitia Handria Asmi.
Dijelaskan, keputusan menggunakan pakaian adat Minang, baik untuk kalangan ninik mamak, cadiak pandai, bundo kanduang dan ulama itu, disepakati bersama setelah Bupati Agam meminta persetujuan ninik mamak melalui pengurus LKAAM Kecamatan Lubukbasung saat pertemuan Rabu kemarin.

Disebutkan, menindaklanjuti hal itu, panitia sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak,termasuk camat Lubukbasung bersama unsur pemerintah nagari dan kalangan ninik mamak, “kita berharap, ada nuansa berbeda dalam moment peringatan ulang tahun ibukota kabupaten Agam di Lubukbasung tahun ini, “sebut Rahman.
Sementara, menurut Handria Asmi, dalam moment upacara puncak peringatan HUT 32 Ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung itu, pihaknya selain mengundang secara khusus seluruh unsur ninik mamak, cadiak pandai, ulama, bundo kanduang dan kalangan perantau, direncanakan, seluruh mantan Bupati-Wakil Bupati, mantan sekretaris daerah, seluruh anggota DPRD Sumbar Dapil III Sumbar, seluruh anggota DPRD Agam, seluruh anggota DPR RI Dapil II Sumbar, dan para tokoh perantau.

“Kita berharap, peringatan 32 tahun Ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung tahun ini, menjadi moment special dalam memperkokoh rajutan silaturrahmi dan kebersamaan menghadang kemajuan Ibukota Kabupaten Agam kedepan,”sebut Handria Asmi yang juga kepala DPMN Agam itu.
(HARMEN)
