Tiku, kaba12.com — Walau sudah dinyatakan ditutup oleh Pemkab.Agam, namun aktivitas wisata di kawasan pantai Pasie Tiku, Nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara, sejak Minggu hingga Senin, (24-25/5) sore ini masih ramai dikunjungi masyarakat.
Bahkan, Senin sore ini, para pengunjung membludak di kawasan pantai itu, walau himbauan penanganan virus corona sudah sejak lama disampaikan. Bahkan, Minggu kemarin, tim Satpol PP Agam sudah mendatangi lokasi objek wisata itu, tapi mayoritas pengunjung masih santai dan abai.
Informasi yang diperoleh kaba12.com Senin sore, masyarakat yang berdatangan dari berbagai daerah di Sumbar itu, sengaja menghabiskan waktu rekreasi memanfaatkan libur lebaran tahun ini.
Bahkan, para pengunjung terkesan mengabaikan himbuan pemerintah terkait dengan penutupan objek wisata itu, termasuk para pedagang dan pengelola.
Kondisi itu dibenarkan Camat Tanjung Mutiara Hidayatul Taufik melalui Weri Ikhwan, Kasi.PEM Tanjung Mutiara waktu dikonfirmasi kaba12.com.

Upaya pihaknya untuk menjelaskan kondisi kekinian di Tiku, apalagi saat ini sedang ada tracing menyusulnya adanya OTG di Durian Kapeh, Tiku Utara, “ pengunjung masih ramai, kondisi ini sudah berlangsung sejak Minggu kemarin,” sebut Weri Ikwan.
Terkait dengan tindakan yang akan diambil, dijelaskan Weri Ikwan, pihaknya masih menunggu hasil keputusan bersama camat dan Forkopimca Tanjung Mutiara, menyusul kekuatiran adanya potensi penyebaran covid-19, akibat banyaknya pendatang dan warga yang berwisata ke kawasan pantai Pasie Tiku tersebut.
“ Kita masih menunggu keputusan, kita akan informasikan langkah yang akan diambil, “ ulas Weri Ikhwan lagi.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com,walau sudah dinyatakan ditutup, masih banyak objek wisata yang buka dan dikunjungi masyarakat untuk mengabiskan liburan haru raya bersama keluarga mereka. Mayoritas pengunjung berasal dari luas wilayah Tanjung Mutiara bahkan dari berbagai daerah di Sumbar.
HARMEN