Lubukbasung, kaba12.com — Keputusan Bupati Agam menutup seluruh objek wisata kabupaten Agam menjadi kebijakan pahit namun apa yang dilakukan justru demi keselamatan masyarakat.
Keputusan penutupan seluruh objek wisata di kabupaten Agam, menjadi langkah berat namun harus diambil, menyikapi perkembangan penyebaran virus corona, yang semakin menguatirkan dan langkah itu menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi penyebaran dan masuknya covid19 ke kabupaten Agam.

Bupati Agam Dr.H.Indra Catri menjawab kaba12.com terkait dengan instruksi terkini yang menutup seluruh objek wisata di kabupaten Agam itu, mengaku merupakan langkah terbaik walau berat dan pahit.
Pasalnya, potensi wisata kabupaten Agam yang semakin berkembang, dengan gelora ayo ke Agam, seiring pembenahan yang dilakukan pemerintah diberbagai objek wisata, bahkan jumlah kunjungan wisata yang grafiknya terus naik, justru Agam harus dihadapkan pada resiko yang lebih besar.
” Saya lebih memilih keselamatan dan keamanan masyarakat kabupaten Agam,” tegas Indra Catri.

Bupati Indra Catri berharap kondisi itu dimaklumi masyarakat, karena perkembangan situasi pandemik covid19 yang semakin menguatirkan dan harus dilakukan langkah- langkah antisipasi agar penyebaran virus corona itu tidak sampai masuk ke kabupaten Agam.
Indra Catri Dt.Malako nan Putiah, yang sudah menjabat dua periode sebagai Bupati Agam itu, menghimbau orang tua, niniak mamak, alim ulama agar bahu membahu melarang anak kemenakan mereka untuk berpesiar terutama selama sekolah diliburkan.
” Kita harus lebih waspada dan tidak mau disesali nantinya mengundang pengunjung dari luar daerah, datang secara tidak sengaja mengantarkan virus corona covic 19 ke Agam,” ulasnya.
Instruksi penutupan seluruh objek wisata di kabupaten Agam itu, ulas Indra Catri menjadi salah satu langkah antisipasi penyebaran virus corona setelah sebelumnya berbagai kebijakan sudah dilaksanakan dalam upaya penanganan penyebaran pandemik covid19 di kabupaten Agam beberapa waktu belakangan.
HARMEN