Matua, kaba12.com — Sebanyak 80 siswa Kampung Santri, Jorong Gajah Mati, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, gelar tapak tilas jelajah alam, Minggu (5/7) kemarin.
Napak nilas yang digelar, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan para santri di perkampungan santri tersebut, sebagai wujud jalinan silaturrahmi dan pengenalan lingkungan yang harus ditanamkan sejak dini pada para santri di kampung khusus tersebut.

Seperti dijelaskan Yunaidi,Spd, tokoh masyarakat Lawang dan koordinator Kampung Santri, Savenday, S.Ag, kegiatan tapak tilas bagi seluruh siswa baru di kampung santri tersebut, sepenuhnya untuk membangun rasa saling kenal, silaturrahmi dengan pengenalan lingkungan.
Disebutkan Savenday, kegiatan napak tilas tersebut, beberapa waktu lalu sempat terhenti, karena dampak darurat penanganan covid-19 yang diberlakukan pemerintah, sehingga kegiatan pendidikan dilakukan sistim daring di kawasan perkampungan santri tersebut.

Dijelaskan, Minggu kemarin, kegiatan napak tilas kembali dilanjutkan, dengan rute dari komplek Kampung Santri di Jorong Gajah Mati, menuju Lawang Park, Ambun Tanai, Matua, Pincuran Gadang dan kembali ke Kampung Santri, “ pesertanya sebanyak 50 orang santri MDTA, 25 orang pemuda-pemudi IPTI dan 5 orang wali murid santri, dengan penerapan protokol kesehatan standar covid-19, ” jelas Savenday.
HARMEN
