8 Tahun Menanti, Nagari Persiapan di Agam Tak Kunjung Definitif Akhir Maret Tim Verifikasi Kemendagri Kunjungi Agam

Lubukbasung,kaba12 — Sudah lebih 8 tahun menanti kepastian, 13 Nagari persiapan di Kabupaten Agam yang masuk dalam tahap II proses pendefinitifan menjadi nagari induk, hingga kini masih menunggu kepastian.

Sebelumnya, wacana akan direalisasikannya Nagari Persiapan menjadi Nagari Induk, sudah cukup lama menjadi kajian tarik ulur. Termasuk,akhir tahun 2025 lalu, rencana tim Kemendagri akan berkunjung ke kabupaten Agam untuk verifikasi lapangan masih tertunda.

Namun, dua pekan terakhir kembali berkembang rencana , tim verifikasi lapangan pemerintah pusat sudah menjadwalkan untuk berkunjung ke kabupaten Agam mulai anggal 31 Maret hingga 2 April 2026, untuk meninjau secara langsung kondisi nagari persiapan yang akan menjadi nagari definitive seperti usulan Pemkab.Agam sejak lebih dari 8 tahun lalu.

Rencana kunjungan tim pemerintah pusat dari Kemendagri itu dibenarkan Handria Asmi, Kepala DPMN Agam, yang menyebutkan, jadual tersebut, diperoleh pihaknya setelah mendatangi Kemendagri di Jakarta bersama Bupati Agam beberapa waktu lalu.

Disebutkan, saat ini seluruh nagari yang akan dipersiapkan menjadi nagari definitive itu sudah mulai melakukan serangkaian persiapan, untuk menyambut kunjungan lapangan tim verifikasi tersebut, “kita berharap, setelah kunjungan lapangan tim pemerintah pusat tersebut, akan ditetapkan 13 nagari baru di kabupaten Agam dengan dikeluarkannya kode desa/nagari , “jelas Handria Asmi.

13 Nagari Siap Menjadi Nagari Induk
Sementara saat ini di 3 kecamatan yang masuk dalam wilayah 13 Nagari Persiapan tahap II di kabupaten Agam, masing-masing 7 Nagari Persiapan di kecamatan Tilatang Kamang, 5 Nagari Persiapan di kecamatan Lubukbasung dan 1 Nagari Persiapan di kecamatan Palembayan.

13 Nagari Persiapan itu di Kecamatan Tilatang Kamang 7 Nagari, masing-masing Nagari Persiapan Koto Tangah Lamo, Koto Tangan Tujuah Nagari, Koto Tangah Sidang Koto Laweh, Koto Tangah Koto Malintang, Gadut Timur, Gadut Barat dan Aro Kandikia.

Selanjutnya Nagari Kandih Lubukbasung, Nagari Sangkir Lubukbasung, Nagari Surabayo Lubukbasung, Nagari Sungai Jariang Lubukbasung, dan Nagari Parit Panjang Lubukbasung, hasil pemekaran Nagari Lubukbasung, kecamatan Lubukbasung dan Nagari Tigo Koto Silungkang Timur, hasil pemekaran Nagari Tigo Koto Silungkang, kecamatan Palembayan.

(HARMEN)

0Shares