76 Korban Terdata Masih Dalam Pencarian, 181 Warga Agam Meninggal, 23 Belum Teridentifikasi

Lubukbasung,kaba12 — Sebanyak 76 orang korban hilang yang terdata, masih dalam proses pencarian intensif oleh tim SAR Gabungan, terutama di wilayah Kecamatan Palembayan dan Kecamatan Malalak,termasuk di Kecamatan Tanjung Raya dan Lubukbasung.

Korban hilang yang masih dalam proses pencarian oleh tim SAR Gabungan itu masing-masing sebanyak 67 orang di Kecamatan Palembayan, 6 orang di Kecamatan Malalak, 2 orang di Kecamatan Tanjung Raya dan 1 orang di Kecamatan Lubukbasung.

Data korban hilang itu, belum termasuk jumlah warga yang berada dalam satu perkampungan yang hilang tertimbun hantaman material banjir bandang di wilayah Nagari Salareh Aia Utara, kecamatan Palembayan seperti informasi yang sejak awal kejadian disampaikan Bupati Agam H.Beni Warlis, yang ditaksir mencapai 300-500 orang.

Kuat diduga,ratusan warga yang masih belum terdeteksi jumlahnya tersebut, berada di satu perkampungan di Jorong Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan, yang diinformasikan tertimbun material banjir bandang, Kamis, (27/11) dua pekan lalu.

Hingga belum ada rilis resmi terkait dengan data jumlah korban yang hilang dari perkampungan tersebut, termasuk langkah yang akan dilakukan.

Sementara, update data Diskominfo Agam, tercatat sebanyak 181 orang meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, 24 orang diantaranya belum teridentifikasi. Korban terbanyak berasal dari Kecamatan Palembayan yang mencapai 134 orang, di Kecamatan Malalak 11 orang,Kecamatan Tanjung Raya 10 orang,Kecamatan Matur 1 orang, kecamatan Lubukbasung 1 orang, Kecamatan Palupuah 1 orang dan Kecamatan Matur 1 orang.

“Tim Gabungan bersama seluruh unsur masih terus memaksimalkan proses pencarian terhadap para korban yang masih hilang, bahkan dukungan tim pencarian tidak hanya ada dari berbagai unsur dan lembaga di Sumatera Barat, tapi berdatangan dari berbagai daerah, termasuk Polda Riau dan berbagai elemen lain, “sebut Roza Syefridianti, Kadinas Kominfo.

(HARMEN)

0Shares