Batu Palano, kaba12 — Polisi menyatakan satu jenazah lagi, korban erupsi Gunung Marapi telah ditemukan Rabu, (6/12).
Dengan demikian, berdasarkan data pendaki di Posko BKSDA yang berjumlah 75 orang, seluruhnya sudah ditemukan.
” Berdasarkan data sudah lengkap 75 orang pendaki,” jelas Kabid Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes. Pol. Dwi S, Rabu (6/12).

Ditambahkan Dwi, meski seluruh pendaki yang terdata sudah ditemukan, namun proses penyusuran masih akan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi korban lain.
“Data yang kita dapat 75 itu dari pendaki melalui yang terdaftar di online. Dikhawatirkan, masih banyak pendaki lain yang tidak mendaftar melalui aplikasi,” ujarnya.
Diungkapkan, berdasarkan data dari posko pengaduan di rumah sakit hingga Rabu malam, masih ada 30 keluarga yang belum mendapat informasi keberadaan sanak saudara mereka, sehingga penyisiran hingga saat ini masih terus dilakukan.
“Berarti masih ada tujuh lagi yang harus dicari,” jelasnya.
Ditambahkan Dwi, saat ini situasi penyisiran di puncak Gunung Marapi terkendala cuaca. Kerap turunnya hujan membuat jalan pendakian menjadi licin.

Selain itu, kabut juga menjadi tantangan proses evakuasi,bahkan erupsi masih terus terjadi hingga malam ini.
“SDM tim evakuasi ini memang tidak semua menguasai medan, jadi pada saat kegiatan evakuasi hari ketiga, kami mengikutsertakan masyarakat yang mengetahui situasi disana,” ungkapnya.
Masyarakat di sekitar Gunung Marapi sendiri, ujarnya, masih beraktivitas seperti biasa. Sebab, lokasi erupsi jauh dari pemukiman masyarakat.
(HARMEN)
