Maninjau,kaba12 — Setelah 6 hari hilang yang diduga tenggelam di danau Maninjau sejak Sabtu,(23/9), akhirnya Andri Rifandi, (27) nelayan asal Jorong Pincuran Tujuah, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Kamis,(28/9) sekitar pukul 03.30 WIB menjelang subuh.
Survivor yang sejak 5 hari terakhir dilakukan pencarian oleh tim SAR Gabungan dari berbagai unsur, ditemukan warga terapung di dekat karamba jaring apung (KJA) di kawasan Maransi, Jorong Gasang, Nagari Maninjau, hanya sekitar 5 meter dari lokasi perahu survivor ditemuka oleh warga pasca dinyatakan hilang.

Saat ini, mayat survivor sudah dibawa ke rumah duka di jorong Pincuran Tujuah, Nagari Bayua untuk disemanyamkan oleh tim SAR Gabungan yang dipimpin Kepala BPBD Agam Bambang Warsito.
Ditemukannya Andri Rifandi itu dibenarkan Bambang Warsito, kepala BPBD Agam waktu dikonfirmasi kaba12, Kamis, (28/9).
“Survivor sudah ditemukan dalam kondisi hitam,5 meter dari lokasi perahu ditemukan. Saat ini mayat Andri Rifandi sudah dibawa ke rumah duka untuk disemanyamkan, “sebutnya.

Secara khusus Bambang Warsito, berterimakasih atas dukungan berbagai unsur gabungan yang terlibat dalam proses pencarian, terutama jajaran BPBD Agam, BPBD Bukittinggi, BASARNAS Pasaman Barat, PMI Agam, jajaran TNI-Polri, Polres Agam, Polsek Tanjung Raya, kalangan nelayan danau Maninjau dan masyarakat yang sejak awal membantu proses pencarian terhadap survivor, dan secara resmi proses pencarian survivor resmi dihentikan.

“ Kami sangat berterimakasih atas kerjasama dan dukungan semua pihak, semoga apa yang dilakukan memperkuat semangat kebersamaan demi kemanusiaan, “ sebutnya.
–HARMEN.-
