36 Pelajar SMAN 1 Bukittinggi Terima Beasiswa Dari Alumni

Bukittinggi, KABA12.com — Sebanyak 36 Pelajar SMAN 1 Kota Bukittinggo terima beasiswa dari Ikatan Alumni SMA (IASMA) 1 Landbouw Bukittinggi. Beasiswa tersebut diserahkan secara simbolis di Aula SMAN 1, Rabu (23/02) dan dihadiri langsung Bupati Agam Andriwarman.

Kepala SMAN 1 Bukittinggi, Silfa Dusun, yang juga alumni SMAN 1 Bukittinggi angkatan ’84 menyampaikan, kegiatan ini sangat bermakna untuk keluarga besar SMAN 1 Bukittinggi. Alumni sangat perhatian kepada adik adiknya, salah satu bukti, seperti saat ini diselenggarkan penyerahan beasiswa untuk pelajar yang merupakan program alumni sejak tahun 1999 lalu.

“Ini bentuk kerja nyata alumni. Setelah nanti tamat dari sekolah, jangan lupa dengan almamater. Kamk dari pihak sekolah, tentunya mengucapkan terima kasih kepada alumni yang telah perhatian kepada pelajar,” ungkapnya.

Bupati Agam, Andri Warman yang juga alumni SMAN 1 Bukittinggi angkatan ’81, menjelaskan, program beasiswa ini, merupakan program yang telah dilaksanakan Ikatan Alumni SMAN 1 Bukittinggi sejak tahun 1999. Dimana, tujuannya untuk memberikan motivasi pada para pelajar untuk semakin giat belajar dan menggapai cita-cita.

“Alhamdulillah banyak yang sudah berhasil dari SMAN 1 Bukittinggi. Mereka tentu dapat menjadi contoh bagi teman teman lainnya. Kami bangga menjadi alumni SMAN 1 Bukittinggi, karena selalu memberikan perhatian penuh kepada adik adik di sekolah dan juga lingkungan sekitar,” ungkapnya diamini Meinizar alumni angkatan ’66.

Andri Warman menambahkan, beasiswa ini diberikan kepada 36 pelajar kelas 12 di SMAN 1 Bukittinggi. Mereka yang terpilih ini, mendapat Rp 900.000 per semester hingga tamat nanti dan bahkan juga akan dibantu saat perkuliahan nanti. Dananya berasal dari Ikatan Alumni SMAN 1 Bukittinggi.

“Target kita bagaimana Alumni SMAN 1 Bukittinggi terus menjadi yang terbaik dan paling kompak,” pesannya.

Mona Rizki Ilahi, alumni angkatan 2016, sebagai salah satu penerima beasiswa sampai dibangku perkuliahan, mengungkapkan perjuangannya saat sekolah hingga bangku perkuliahan dan tamat pada tahun 2021 lalu. Dimana, masalah ekonomi sempat menjadi kendala

“Saya mulai kuliah tahun 2017, diterima di ITS , karena terbatas biaya, saya tidak lanjut kuliah. Namun selanjutnya, saya mencoba masuk perguruan tinggi di UPN Veteran Yogyakarta. Alhamdulillah, Allah pertemukan saya dengan Bapak Andri Warman dan beliau menjadi Bapak asuh saya. Beliau biayai semua perkuliahan mulai dari berangkay hingga tamat tanggal 24 Oktober 2021 lalu dengan prediket cumlaude. Alhamdulillah, terima kasih pada Bapak Andri Warwan, terima kasih pada alumni SMAN 1 Bukittinggi. Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin. Asalkan kita ada niat dan berusaha, Allah akan bantu dengan cara apapun,” ungkapnya dengan mata berkaca -kaca.

Pada kesempatan itu, Andri Warman juga berikan motivasi bagi para pelajar. Dimana, seorang Andro Warman yang berasal dari keluarga sangat sederhana, menjalani pendidikan dari SMAN 1 Bukittinggi dan mulai kuliah D3 di Trisakti sambil bekerjasa sebagai tukang jahit. Berkat kegigihannya, Andri Warman berhasil menamatkan kuliah hingga mendapat gelar Doktor dan menjadi Bupati Agam seperti saat ini.

(Ophik)

0Shares