Maninjau, kaba12.com — Sebanyak 24 petak keramba jaring apung (KJA) “dipensiunkan” dari permukaan danau Maninjau dalam rangkaian pembersihan danau yang mulai dilakukan masyarakat salingka danau.
Dalam goro massal yang dimulai Sabtu,(23/6) dan dijadualkan berlangsung selama sebulan itu, hari pertama goro massal Sabtu ini, dilakukan pembersihan sebanyak 24 petak KJA di wilayah nagari Sungai Batang.
Camat Tanjung Raya, Handria Asmi yang memimpin goro massal rutin menjawab kaba12.com, disela goro Sabtu sore. Goro yang melibatkan masyarakat, pemuda, pemerintah nagari dan unsur Forkopimca Tanjung Raya itu, merupakan tahapan program pembersihan yang disepakati bersama masyarakat dalam rangkaian program save Maninjau.
Goro massal yang dimulai Sabtu ini, ditargetkan untuk membersihkan KJA yang tidak dipakai, dan dievakuasi ke daratan.
Dijelaskan Handria Asmi, program goro massal kerjasama pemerintah kecamatan, pemerintah nagari dan berbagai lembaga nagari tersebut akan digelar secara marathon sampai bulan Juli, dimana Senin, (25/6) goro akan dilanjutkan di wilayah nagari Koto Kaciak, Tanjung Raya.
Bahkan, berbagai lembaga daerah dijadualkan akan ambil bagian dalam program pembersihan danau Maninjau tersebut, termasuk IPDN Baso.
Sepanjang Sabtu, puluhan masyarakat ambil bagian dalam goro tersebut. Walau dalam hujan lebat, 24 petak KJA berhasil dibersihkan dari danau Maninjau.
(Jaswit)
