128.443 Warga Bukittinggi Terdaftar JKN, Layanan Bisa Dengan KTP

Bukittinggi, KABA12 — Pemerintah Kota Bukittinggi, bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, telah meluncurkan program Universal Health Care (UHC), dimana 95 persen warga telah terdaftar sebagai peserta JKN.

Hingga Mei 2023, terdata sebanyak 128.443 warga Bukittinggi, telah terdaftar di BPJS Kesehatan.

Kadis.Kominfo Bukittinggi, Erwin Umar, setelah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, menyampaikan, penduduk Bukittinggi saat ini berjumlah 131.817 jiwa.

Dari jumlah itu 128.443 jiwa telah terdaftar sebagai peserta JKN.“Artinya, sudah 97,44 persen warga Bukittinggi sudah terdaftar sebagai peserta JKN. Dari jumlah itu, peserta JKN Bukittinggi terdiri dari penerima bantuan iuran dari APBN, penerima bantuan dari APBD Bukittinggi sendiri, pekerja penerima upah, pekerja bukan penerima upah dan juga bukan pekerja. Target Pemko Bukittinggi, di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Erman Safar, tahun 2024 mendatang, 98 hingga 100 persen warga Bukittinggi terdaftar JKN,” jelas Erwin Umar, dalam media gathering bersama BPJS Kesehatan, Selasa (13/06).

Kabag Kepesertaan, Maihendra bersama Randi Giovani, Kabag Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Bukittinggi, menjelaskan, untuk mendapatkan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Bukittinggi, masyarakat yang sudah terdaftar busa membawa KTP saja untuk pendaftarannya. Sehingga dengan kemudahan itu, warga bisa mendapatkan layanan kesehatan dengan cepat dan baik.

“Hanya dengan bawa KTP saja ke puskesmas. Nanti dari puskesmas, jika pasien perlu dirujuk, akan langsung dibuatkan rujukan ke rumah sakit tujuan,” tegasnya.

Dalam memberikan informasi pada masyarakat, BPJS Kesehatan Bukittinggi, telah menyediakan kelas khusus. Sehingga masyarakat yang butuh informasi, dapat mengikuti kelas tersebut di kantor BPJS Kesehatan.

(Harmen)

0Shares