102 nelayan Agam belum miliki mesin tempel untuk melaut

Lubukbasung, KABA12.com — Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat 102 nelayan di daerah itu belum memiliki mesin tempel untuk menangkap ikan di laut.

hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan setempat Ermanto di Lubukbasung, Sabtu (23/3), Ke 102 nelayan itu tersebar di sepanjang garis pantai Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara. Dan para nelayan itu masih menggunakan dayung ke lokasi tangkapan dengan alat tangkap jaring insang.

‘’Secara bertahap, kami akan memberikan bantuan mesin tempel di bawah 5 GT kepada nelayan untuk memudahkan mereka ke lokasi penangkapan.’’katanya

Bantuan mesin kapal tangkap yang diserahkan setiap tahun tersebut, anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus.

‘’Semenjak 2012-2019, Pemkab Agam telah menyerahkan 114 unit mesin tempel kepada nelayan.Kita juga membantu memberikan alat tangkap kepada nelayan tradisional di daerah itu,” ungkapnya

Sebanyak 1.352 orang nelayan di Agam diantaranya sudah memiliki asuransi 1.332 orang. Namun asuransi nelayan tersebut sekitar 50 persen sudah mati atau tidak dibayar preminya.

“Kita telah menganggarkan biaya premi untuk asuransi nelayan itu, namun mereka tidak mendaftarkan ke petugas,” katanya.

(Jaswit)

0Shares