Lubukbasung, kaba12.com — Pemerintah Kabupaten Agam dibawah Bupati Agam Dr.H.Indra Catri buktikan komitmennya yang tinggi dalam peningkatan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Hal itu terlihat dengan kemajuan yang signifikan dalam pembangunan berbagai sarana publik dalam 5 tahun terakhir.
Seperti dijelaskan, Welfizar, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Agam, pembangunan sarana publik dalam kurun 2015-2019 didominasi pembangunan kantor camat dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).
Dijelaskan, 5 tahun terakhir setidaknya 12 kantor camat rampung dibangun, 5 puskesmas dan 7 puskemas pembantu serta merehap 2 puskesmas dan 2 puskesmas pembantu.

Dijelaskan Welfizar, secara umum ada tiga alasan mendasar kenapa Pemkab Agam mendahulukan pembangunan kantor pemerintahan.
Pertama, memudahkan segala urusan yang menyangkut pelayanan publik. “Apabila kantor sudah bagus dan miliki peralatan lengkap, pegawai maksimal melayani masyarakat, sehingga urusan jadi lebih cepat diselesaikan, artinya memudahkan urusan pelayanan masyarakat,” jelasnya.
Alasan kedua, pembangunan kantor camat yang representatif akan mengangkat marwah pegawai, masyarakat dan nagari.
Dengan fasiltas yang memadai, akan menambah kenyamanan bagi masyarat dan perangkat kecamatan.
“Marwah pegawai kecamatan akan meningkat dalam melayani tamu, sehingga masyarakat juga nyaman dan senang untuk berurusan,” katanya.
Alasan ketiga,ulas Welfizar, pembangunan sarana publik akan mendorong pertumbuhan wilayah dan pertumbuhan ekonomi.
Pihaknya menilai pembangunan sarana publik yang memadai akan memandongkrak pembangunan sekitar.
“Jika kantor bagus dan pelayanan baik, orang akan suka berkunjung, bahkan bakal jadi contoh dan perbandingan untuk bangunan sekitarnya, “ulasnya.
Ditambahkan, pembangunan kantor camat makin menegaskan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Agam yang bertujuan untuk menunjang pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan efisien kepada masyarakat.
Disisi lain, keberadaan bangunan kantor yang representatif akan memperkuat citra dan image Camat sebagai perpanjangan tangan Bupati yang berwenang di wilayahnya masing-masing.
” Seluruh kebijakan yang dikeluarkan oleh camat merupakan penjabaran dari keinginan, instruksi dan visi Bupati Agam,” tambah Welfizar.

Sedangkan pembangunan gedung puskesmas yang lebih modern bertujuan untuk menjadikan fasilitas kesehatan sebagai penyelenggara upaya kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di tingkat pertama atau tingkat dasar.
Menurutnya, pembangunan puskesmas yang representatif juga bertujuan untuk mentransformasikan fungsi puskesmas dari sekedar penyelenggara kegiatan kuratif dan rehabilitatif, menjadi sarana kesehatan yang turut menjalankan fungsi promotif dan preventif dalam menanggulangi berbagai permasalahan kesehatan di tengah masyarakat.
“Kedepan diharapkan akan terwujud puskesmas sebagai penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan terjangkau oleh seluruh masyarakat di wilayah kerjanya,” ungkapnya.
Gebrakan Pemkab.Agam dalam bidang pembangunan itu diakui banyak pihak, hal itu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas untuk mendapatkan pelayanan dari pemerintah.
HARMEN
