Garagahan, kaba12 — Bupati Agam Dr.Andri warman wujudkan mimpin keluarga Maswendi untuk mendapatkan rumah layak huni untuk anak-anaknya di Dusun Kampuang Tanjuang, Jorong II Garagahan,Nagari Garagahan, Lubukbasung, menyusul diletakkannya batu pertama pembangunan rumah baru Senin, (29/5).

Prosesi peletakan batu pertama rumah ukuran 8×6 meter yang hadiri Kapolres Agam diwakili Kabag.Ops Polres Agam, Asisten I Sekab.Agam Rahman, Kepala BPBD Agam Bambang Warsito, Kepala Dinas Perkim Agam Rinaldi, Ketua BAZNas Agam H.Isman Imran, Sekcam Lubukbasung, Walinagari Garagahan Darmalion, anggota Bamus, dr.Dona Fadila Agus dan tokoh masyarakat.
Pantauan kaba12, prosesi peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni untuk keluarga Maswendi itu, disaksikan seluruh keluarga Maswendi dengan linangan mata haru, pasalnya perjuangan untuk mendapatkan rumah yang layak ditempati itu cukup panjang, apalagi kondisi keluarga tersebut yang serba kekurangan.

Bahkan, tak kurang Bupati Agam Dr.Andri warman, tak kuasa menahan “sabak” yang sejak lama ditahannya, pasalnya peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni untuk keluarga Maswendi yang kondisinya cacat itu, menjadi catatan tersendiri bagi pihaknya, diawali laporan adanya warga yang tidak bersekolah, berlanjut pada kegiatan “grebek sahur” di gubuk Maswendi saat bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah lalu, yang akhirnya BAZNas Agam mengucurkan bantuan Rp.20 juta untuk pembangunan rumah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Andri warman menyebutkan, peletakan batu pertama RLH untuk keluarga Maswendi itu merupakan buah doa dan perjuangan bersama keluarga Maswendi, sementara pihaknya, hanya menyalurkan sesuai garisan Allah.
Dr.Andri warman berharap, pembangunan RLH untuk keluarga Maswendi itu bisa segera terwujud, dan bisa segera ditempati oleh keluarga yang bersangkutan, karena banyak pihak yang memberi dukungan apalagi swadaya masyarakat sangat tinggi, “ kepedulian sosial seperti ini yang harus terus kita pelihara bersama,” ungkapnya. Yang
Dalam moment itu, Bupati Agam juga menyerahkan bantuan Rp.20 juta dari BAZNas Agam berupa bahan bangunan, bantuan sembako, termasuk bantuan 20 zak semen dari pribadinya untuk pembangunan RLH tersebut,yang diharapkan bisa terus digalang sampai rumah tersebut bisa ditempati dengan nyaman.
-HARMEN-
