Lubukbasung, kaba12 — Wujud apresiasi Pemkab.Agam untuk “pasukan orange” yang berada di garda depan dalam pengeloalan sampah, penataan taman kota dan pengelolaan lingkungan bersama tim “ Agam Bersih “, dijadualkan Rabu, (1/3) akan digelar “ alek khusus “ di Lubukbasung.
Dijadualkan, Pemkab.Agam akan menggelar proses penyambutan Piala Adipura di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman oleh “pasukan orange” dan para pejabat daerah, dilanjutkan dengan arak-arakan dari BIM ke Lubukbasung, yang disambut dengan rangkaian berbagai komunitas motor di batas daerah Padang Pariaman-Agam, di Tiku.
Prosesi penyambutan pertama digelar di Simpang Gudang, Manggopoh, dimana rombongan Bupati Agam Dr.Andri Warman dan Kadinas DLH Agam bersama “pasukan orange” yang bergabung bersama rombongan dari BIM dengan tambua-tansa dan tari galombang, kemudian dilepas ke pusat kota Lubukbasung.
Direncanakan, Bupati Agam dan Kepala DLH Agam akan “dicegat” di depan kantor walinagari Kampuang Tangah, dengan proses penggaluangan bunga oleh walinagari dan bundo kanduang, kemudian rombongan melanjutkan perjalanan menuju kantor bupati Agam di Padang Baru, “ di sepanjang jalan, seluruh siswa dari berbagai sekolah di tepi jalan akan menyambut iring-iringan Piala Adipura, “ ungkap Rahman, Asisten I Sekab.Agam.
Kemudian, rombongan Bupati-Kepala DLH dan “ pasukan orange” akan disambut Sekab.Agam H.Edi Busti di kantor bupati Agam dengan prosesi khusus, bersama unsur Forkopimda, ninik mamak, bundo kanduang dan tokoh masyarakat, dan kemudian beralih ke balairung kediaman resmi Bupati Agam untuk makan siang bersama.
Disebutkan Rahman, yang memimpin rapat persiapan awal, untuk tekhnis lapangan, seluruh hal berkaitan dengan perizinan di BIM sudah dituntaskan oleh koordinator Bambang Warsito, kepala BPBD Agam, unsur koordinator jalan raya termasuk voriegder sudah ditangani Kadishub Agam Handria Asmi, di prosesi penyambutan di Simpang Gudang Manggopoh dikoordinir Wahyu, Camat Lubukbasung bersama walinagari Manggopoh Ridwan Dt.Tumbijo, sementara di kantor bupati Agam dihandle langsung jajaran secretariat daerah termasuk di kediaman bupati Agam.
“ Ini wujud penghargaan khusus Pemkab.Agam pada rekan-rekan kita yang berada di garis depan dalam pengelolaan kebersihan. Pembahasan awal sudah kita rampungkan, dan akan difinalkan oleh pimpinan Senin ini, “ ungkap Rahman.

Asisten I Sekab.Agam itu berharap, moment bersejarah bagi kabupaten Agam tersebut, menjadi special, mengingat perjuangan merebut Piala Adipura butuh waktu bertahun-tahun, tidak hanya dalam menata pembangunan kota, tapi juga dorongan alokasi anggaran yang secara khusus disiapkan oleh pimpinan daerah sebelumnya, hingga saat ini.
Ditegaskan, Piala Adipura pertama yang diraih Kota Lubukbasung itu, diharapkan menjadi moment special sebagai wujud penghargaan bagi para petugas kebersihan yang berjuang dengan ragam resiko yan ada, agar ibukota Kabupaten Agam tetap bersih, nyaman dan indah.
Rahman menambahkan, jika pimpinan daerah menyetujui, pihaknya bersama panitia kecil yang sudah menggelar serangkain rapat persiapan, akan ada “surprise” yang dihadirkan sebagai wujud sukacita dan bangga akan anugera Piala Adipura yang pertama diraih itu.
HARMEN
