Warga Palupuah Meninggal Akibat Longsor, Bupati Agam Ungkap Duka Mendalam

Palupuah, kaba12 — Bupati Agam Dr.Andri Warman ungkap duka mendalam menyusul meninggalnya Fitriati,(57) warga Jorong Muaro, Nagari Koto Rantang, kecamatan Palupuah, Rabu, (3/4) akibat hantaman longsor yang menimbun rumahnya Rabu subuh tadi.

Saat ini, korban masih disemanyamkan di rumah duka di Muaro Koto Rantang, Palupuah menjelang dikebumikan karena masih menunggu anaknya dari Dharmasraya.

Sementara, musibah longsor yang menewaskan 1 warga Koto Rantang, Palupuah itu menyita perhatian dari banyak kalangan, bahkan Kapolresta Bukittinggi, bersama kepala BPBD Agam Bambang Warsito, anggota DPRD Agam Hendrizal, anggota Koramil 12-Palupuah dan anggota Polsek Palupuah langsung melawat ke rumah duka.

Informasi yang diperoleh kaba12, korban terdampak bencana longsor akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak Selasa malam itu, yang menyebabkan beberapa kejadian di wilayah Palupuah, termasuk longsor yang menimbun rumah Fitriati, yang menyebabkan korban ditimpa material bangunan, bahkan sempat membuat korban pingsan dan dilarikan ke RSUD Bukittinggi, namun nyawanya tidak tertolong.

Mendapat kabar duka itu, Bupati Agam Dr.Andri Warman menyatakan sangat berduka, pasalnya musibah longsor yang terjadi menyebabkan 1 warganya meninggal, “ kami sangat berduka dan akan langsung melawat ke rumah duka dan memantau kondisi di lokasi kejadian, “ungkapnya usai mengikuti serangkaian acara Rabu siang.

Bupati Agam itu menyebutkan, pihaknya sudah menginstruksikan unsur terkait di Pemkab.Agam untuk melakukan penanganan darurat kebencanaan, termasuk pembersihan material longsor yang menimbun rumah korban.“ Kami sangat berduka, semoga keluarga korban tabah menerima cobaan ini, “ ulas Dr.Andri Warman.

Informasi yang diperoleh kaba12, dampak curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan serangkaian musibah di wilayah kabupaten Agam, terutama longsor di beberapa lokasi, banjir dan pohon tumbang yang langsung ditangani TRC BPBD Agam bersama warga di berbagai kecamatan yang terdampak.

HARMEN

0Shares