Koto Kaciak, KABA12 — Masyarakat Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menyambut kedatangan ratusan perantau pulang basamo yang tergabung dalam organisasi Ikatan Keluarga Kenagarian Koto Kaciak (IKKEK), Senin (24/4).
Kedatangan rombongan perantau dari berbagai daerah itu disambut meriah oleh warga di Simpang Pasar Raba’a dan langsung diarak ke kantor Walinagari Koto Kaciak dengan kesenian tambua pupuik batang padi.
Pantauan KABA12 dilokasi, para perantau itu tiba di kampung halaman sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka selanjutnya mengikuti arak-arakan dengan berjalan kaki sampai ke pusat acara dengan jarak sekitar 1,1 kilometer dan disambut oleh tari galombang.

Walinagari Koto Kaciak, Syawaldi menyebutkan, prosesi penyambutan ini merupakan bentuk kebahagiaan masyarakat dalam menyambut kedatangan perantau pulang basamo di kampung halaman.
“Penyambutan perantau pulang basamo sudah disiapkan secara matang sebagai wujud kegembiraan dan sukacita atas kedatangan para perantau,” katanya.
Ia mengatakan, para perantau itu berasal dari berbagai daerah di daerah Sumatera – Jawa, seperti Pekanbaru, Padang, Jambi, Palembang, Jakarta dan lainnya.
“Jumlah perantau yang pulang basamo tahun ini diperkirakan sekitar 300 orang dari berbagai daerah di nusantara,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pulang Basamo Koto Kaciak, Nursal Dt Marun Basa mengucapkan selamat datang bagi para perantau yang sudah tiba di kampung halaman.

Menurutnya, adanya kegiatan pulang basamo diharapkan menjadi momentum pemersatu perantau dengan masyarakat di kampung, sehingga bisa terus menjaga hubungan silaturahmi.
“Kedatangan perantau dalam kegiatan pulang basamo diharapkan juga bisa mendukung program pembangunan di nagari, serta menjalin silaturahmi dengan masyarakat Koto Kaciak,” ungkapnya.
Ketua KAN Koto Kaciak itu menambahkan bahwa agenda pulang basamo bagi perantau Koto Kaciak sebelumnya dijadwalkan setiap 1 kali tiga tahun. Sebelumnya acara pulang basamo ini telah digelar pada 2018 lalu. Namun akibat adanya Pandemi Covid-19, kegiatan tersebut tertunda dan baru terlaksana pada lebaran tahun ini.
“Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir batin. Alhamdulillah lebaran tahun ini kita semua bisa bertemu kembali dengan perantau yang sudah lama tidak pulang kampung,” katanya.
Koordinator IKKEK Pulang Basamo 2023, Mulyadi Ramli menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia dan masyarakat yang sudah menyambut kedatangan para perantau dengan sangat meriah.
“Kami mengucapkan terimakasih atas penyambutan yang sangat meriah ini. Semoga hubungan silaturahmi antara masyarakat dan perantau bisa terus terjaga dengan baik,” jelasnya.
Selain menggelar acara penyambutan kedatangan perantau pulang basamo, dijadwalkan Selasa besok dan Rabu lusa juga akan digelar acara halal bihalal bagi masyarakat dan perantau, serta malam kesenian oleh anak nagari.
(Bryan)
