Warga Muko-Muko Goro Bersihkan Material Longsor

Koto Malintang, KABA12 — Puluhan warga Jorong Muko-Muko, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam melakukan gotong royong pembersihan sisa material longsor yang menimbun saluran irigasi dan rumah warga, Sabtu (15/7).

Pantauan KABA12 dilokasi, puluhan warga dibantu relawan dan TNI membersihkan sisa material berupa lumpur, bebatuan, dan pohon kayu yang menyumbat saluran irigasi.

M.Nurman, salah seorang tokoh masyarakat setempat menyebut, aksi gotong royong tersebut dilakukan pasca terjadinya longsor pada Jum’at kemarin. Pembersihan difokuskan pada saluran irigasi yang tersumbat oleh material.

“Bencana longsor terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 23.30 WIB, dan hari ini kami bersama warga melakukan gotong royong pembersihan sisa material longsor,” kata Nurman kepada wartawan.

Ia mengatakan, bencana longsor yang melanda Jorong Muko-Muko, Nagari Koto Malintang pada Kamis malam setidaknya menyebabkan 15 bangunan terdampak, terdiri dari 11 rumah, 3 warung, 1 bengkel, dan 1 bangunan asrama sekolah SMAN Agam Cendikia.

“Totalnya ada sekitar 15 bangunan yang terdampak longsor. Untuk korban jiwa tidak ada, karena saat kejadian warga sekitar sudah mengungsi ke tempat aman,” jelasnya.

Sementara itu, Babinsa Nagari Koto Malintang, Serma Syaiful menambahkan, proses pembersihan material longsor di saluran irigasi dan rumah warga dilakukan secara manual menggunakan cangkul.

“Pembersihan dilakukan secara manual menggunakan cangkul, dibantu dengan mesin chain shaw untuk memotong material longsor berupaya batang pohon,” katanya.

Ia mengakui, saat bencana longsor terjadi, akses jalan provinsi dari Lubukbasung menuju Bukittinggi maupun sebaliknya terputus total akibat material longsor menutup badan jalan.

“Akses jalan sempat tidak bisa dilewati kendaraan karena material longsor menutup badan jalan. Sekarang sudah normal kembali,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares