Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian, Pasang Rambu di Jalur Rawan Kecelakaan

Lubukbasung,kaba12 — Warga minta pemerintah untuk memberi perhatian khusus terhadap jalur jalan utama Lubukbasung-Maninjau khususnya di ruas jalan Lubuk Sao sampai ke Muko-Muko, Tanjung Raya, yang sangat rawan kecelakaan. Bahkan sudah banyak memakan korban.

Informasi yang diperoleh kaba12, dari 2 pekan terakhir tercatat 5 kecelakaan ( tunggal) terjadi di sepanjang ruas jalan itu, seperti halnya di awal Ramadhan, kendaraan dinas Kepala Satpol.PP-Damkar Agam terbalik sehingga menyebabkan mobil dinas milik Pemkab.Agam rusak parah dan penumpang menderita luka, pekan lalu, 1 unit armada L300 masuk jurang, terakhir Selasa,(18/3) kemarin, bus PO.Binter asal Pasaman terbaik yang menyebabkan 1 penumpang tewas mengenaskan.

Warga ,khususnya pengguna jalan di kawasan itu meminta pemerintah melalui Dinas Perhubungan pro-aktif meminta dukungan Pemprov.Sumbar untuk memasang rambu-rambu peringatan dan tanda peringatan lain, agar pengendara bisa waspada, mengingat ruas jalan yang licin dengan banyak tikungan tajam, apalagi mayoritas ruas jalan di sepanjang jalur itu gelap karena tidak ada penerangan jalan.


Seperti diharapkan H.Yusman, pengguna jalan dan warga yang kerap beraktivitas di jalur jalan itu, menyebutkan ruas jalan Lubuak Sao sampai ke Muko-Muko, terutama masih perbatasan Lubukbasung – Tanjung Raya menjadi salah satu areal rawan, karena kerap terjadi kecelakaan.

Disebutkan, kawasan yang kerap terjadi kecelakaan terutama di kawasan Ngungun, tikungan tajam Lubuak Sao, Labuah Baru, Aia Tigo Rao sampai menjelang simpang Muko-Muko, “mayoritas badan jalan di jalur itu licin, jika hujan sedikit saja, akan sangat berbahaya, “sebutnya.

Apalagi jika malam hari, ulas H.Yusman sepanjang jalur itu sangat gelap, karena minimnya lampu penerang jalan, “kami berharap, pemerintah memberi perhatian serius, dengan memasang rambu tanda peringatan dan jenis perangkat lain, agar para pengemudi lebih waspada, “sebutnya serius.

Seperti halnya kecelakaan yang terjadi Selasa, (18/3), kecelakaan tunggal microbus dengan nomor polisi BA 7028 LU itu terbalik dan menyebabkan 1 penumpang meninggal dunia. Bus yang membawa 6 penumpang itu mengalami slip dan hilang kendali mengarah ke kanan jalan lalu terbalik dengan posisi rebahan kuda.

Satu penumpang atas nama Razkia Shanaya Elsanum warga Nagari Lambah, Kecamatan Kinali, Pasaman Barat meninggal dunia di tempat kejadian akibat terhimpit badan kendaraan. Korban yang meninggal adalah bayi perempuan berusia 1 tahun. Sementara 5 penumpang lainnya dilarikan ke RSUD Lubukbasung karena mengalami luka ringan.

(HARMEN)

0Shares