Kaba Bukittinggi

Warga Geger, Si Jago Merah Mengamuk di Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12 — Kebakaran hebat terjadi di Kota Bukittinggi, tepatnya di Simpang Jembatan Besi dan juga Bukit Apit, Jumat (01/05), sekitar pukul 15.45 WIB. Sejumlah ruko, rumah semi permanen dan warung di atas rel kereta api serta deretan ruko di Jalan Hafiz Jalil RT03/RW 02 Kelurahan Tarok Dipo Kecamatan Guguak Panjang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DKPP) Kota Bukittinggi, Joni Feri, menyebutkan, musibah kebakaran itu diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat via telpon, bahwa ada kebakaran toko dan rumah sesuai alamat. Atas laporan tersebut beserta instruksi dari pimpinan, personel piket Regu Yudha langsung menuju lokasi.

“Personel menerima laporan musibah kebakaran pada pukul 15.57 WIB, dan langsung menuju lokasi, kondisi jalan yang ramai dan macet tidak menghalangi personel sampai di lokasi,” sebutnya.

Joni Feri menjelaskan, objek yang terbakar yaitu 4 unit rumah semi permanen di atas rel kereta api, 10 unit warung diatas rel kereta api di Jalan Hafiz Jalil, dan menghanguskan rumah toko (Ruko) 7 unit di jalan Sutan Syahrir.

“Untuk taksiran kerugian, dan penyebab kebakaran pastinya sambung Joni Feri, dalam penyelidikan pihak Polresta Bukittinggi,” ucapnya.

Ada 16 unit armada Damkar yang turun melakukan aksi penyelamatan, rinciannya 6 unit armada dan water suply DPKP Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam 2 armada, Kota Payakumbuh 1 armada, Kabupaten 50 Kota 1 armada.

Selanjutnya, 2 armada dari Kota Padang Panjang, Kabupaten Solok 1 armada, Kota Solok 1 armada, Kabupaten Tanah Datar 1 armada,, dan Kabupaten Padang Pariaman 1 armada.

“Jumlah personel yang turun keseluruhan 100 orang, api berhasil dipadamkan sekira pukul 18.00 WIB ditambah proses pendinginan, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini,” ungkapnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias juga langsung turun ke lokasi, memonitor proses pemadaman dan memberikan support pada korban yang terdampak.

Beberapa toko besar yang menjadi korban antaranya Klinik Tasqi yang sekaligus menjadi rumah pemilik, toko peralatan bayi dan anak Diva, toko baju Free N Style dan Bukit Karya Teknik.

Selanjutnya puluhan warung permanen, dan semi permanen, di sepanjang Jalan Hafid Jalil yang menjadi sumber pertama kejadian, sebelum merembet ke arah pertokoan tiga lantai di sebelahnya.

(Ophik)

0Shares
Warga Geger, Si Jago Merah Mengamuk di Bukittinggi
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   1   =  

To Top