Warga Banda Gadang Minta Aspal Jalan Dituntaskan

Banda Gadang, kaba12.com — Silaturrahmi dengan konstituennya di Kabun Banda Gadang, nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara, di mushalla baru Kabun Banda Gadang, Jumat, (6/12) malam, Nesi Harmita, ST, kebanjiran aspirasi masyarakat terkait dengan pembangunan berbagai sarana prasarana di wilayah itu.

Dalam rangkaian reses perorangan anggota DPRD Agam, Desember 2019, Nesi Harmita menampung berbagai aspirasi dari tokoh masyarakat setempat.

Beberapa aspirasi yang mencuat, terutama masalah pengaspalan jalan yang masih tersisa dari ruas jalan utama Banda Gadang ke wilayah Kabun Banda Gadang sampai ke batas nagari Tiku Selatan dengan Tiku Utara.

Seperti disampaikan Idral Maidi, tokoh masyarakat yang mengapungkan aspirasi perbaikan ruas jalan yang masih tersisa, karena dari panjang sekitar 2,8 km jalur jalan lingkar itu, baru 1 km ruas jalan yang diaspal, sisanya 1,8 km masih jalan tanah, sementara aktivitas lalulintas di wilayah tersebut sangat tinggi, karena merupakan jalur jalan lingkar sampai ke Cacang Randah, nagari Tiku Utara.

Selain itu, aspirasi masyarakat tentang sarana pendidikan juga mengapung ke permukaan, termasuk harapan warga agar di Tanjung Mutiara ditambah SMK.

Menanggapi aspirasi warga tersebut, Nesi Harmita, anggota DPRD Agam dari fraksi Gerindra yang menggelar reses perorangan itu, menyebut pihaknya menampung dan akan menindaklanjuti aspirasi warga itu sesuai dengan mekanisme yang ada.

Disebutkan, aspirasi dan harapan warga itu, juga akan dibahas bersama para anggota DPRD Agam Dapil I, khususnya 4 anggota dewan yang berasal dari kecamatan Tanjung Mutiara, masing- masing Marga Indra Putra, H.Gema Saputra dan Antonis, termasuk 1 putra Tanjung Mutiara yang terpilih sebagai anggota DPRD Sumbar yakni H.Syahril Huda.

” Dengan komitmen bersama, berbagai aspirasi masyarakat untuk kemajuan pembangunan di Tanjung Mutiara, akan bisa terealisasi, apalagi jika dikawal langsung oleh masyarakat,” sebut Nesi Harmita.

HARMEN

0Shares