Bukittinggi, KABA12.com — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bukittinggi sebagai penegak perda diminta untuk mengedepankan pencegahan melalui metode pendekatan penuh kakraban.
Hal ini menjadi salah satu poin utama, ketika Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar memimpin apel, di Kantor Satpol PP, Selasa (09/03) lalu.
Apel tersebut, dihadiri Kepala Satpol PP, unsur pejabat, SKPD terkait serta diikuti seluruh personil Satpol PP Bukittinggi.
Dalam arahannya, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, menginginkan personil di lapangan dapat menggunakan pendekatan pencegahan dan keakraban dalam menegakkan peraturan. Peraturan memang harus ditegakkan, namun upaya pencegahan yang dilakukan dengan pendekatan, harus menjadi pilihan utama.
“Menegakkan peraturan, itu wajib, tidak bisa ditawar -tawar. Namun, dalam menegakkan peraturan di area yang rentan pelanggaran, kita pilih pendekatan dengan cara pencegahan dan penuh keakraban. Saya paham ini dilema bagi kawan-kawan personil Pol PP di lapangan, karena peraturan harus ditegakkan. Tapi saya berharap, kawan-kawan Pol PP bisa mendekati mereka dengan akrab, sopan dan santun. Setelah keakraban terjalin, baru bisa kita tegakkan peraturan,” ujarnya.
Kedepan, lanjut Wako, karakter pedagang kali lima akan dikuatkan dan dibentuk, sehingga rasa memiliki mereka terhadap Bukittinggi tinggi. Keberadaan pedagang kaki lima tidak mengganggu pengunjung.
“Boleh bebas selama mereka tidak mengganggu kenyamanan pengunjung dan tidak mengganggu akses masuk ke objek wisata. Dalam waktu dekat kami akan mempermudah pekerjan kawan-kawan personil Satpol PP. Setiap pedagang akan diberikan identitas yang jelas. Jika tidak ada identitas maka boleh ditertibkan. Dinas pasar akan memberikan briefing, dimana saja boleh berjualan dan apa yang boleh dijual. Kita bikin kesepakatan dengan pedagang,” tambah Erman Safar.
Wako pun memaparkan, akan ada beberapa titik baru di Bukittinggi yang membutuhkan penjagaan dari personil Satpol PP untuk ditertibkan. Kedepan juga akan ada Satpol PP Wisata dengan pakaian tertentu. “Akan ada sedikit perubahan,”tegasnya.
(Ophik)
