Maninjau, KABA12 — Maya Novita, siswa kelas XII IPA SMAN 1 Tanjung Raya, Kabupaten Agam berhasil meraih peringkat 3 pada ajang kompetisi pelatihan Indonesia Student Leadership Champion (ISLC) yang diselenggarakan Human Development (HuDev) Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat pada 23-30 September 2023 lalu.
Siswa asal Jorong Ambacang, Nagari Koto Malintang ini bersama rekannya dari SMAN 1 Sumbar di Padang Panjang menjadi perwakilan Provinsi Sumatera Barat untuk mengikuti ajang bergengsi yang diikuti oleh 100 orang peserta se- Indonesia.
Kepala SMAN 1 Tanjung Raya, Zulkifli mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan Maya Novita hingga ke tingkat nasional.
Ia menyebut bahwa pihak sekolah tentunya sangat mengapresiasi bagi siswa-siswi yang telah berprestasi.
“Pihak sekolah bersama guru tentu sangat bangga dengan prestasi ini, karena telah mampu mengharumkan nama sekolah dan daerah sampai ke tingkat nasional. Kami juga selalu memberikan dukungan dan motivasi kepada mereka agar selalu meraih prestasi di ajang perlombaan lainnya,” kata Zulkifli kepada wartawan, Rabu (11/10).
Selain itu, pihak sekolah beserta guru juga memberi dorongan kepada pelajar lainnya agar bisa berprestasi di bidang akademik dan lainnya sehingga bisa mengharumkan nama sekolah.
“Kami dari pihak sekolah juga berkomitmen memberikan reward bagi reward bagi siswa-siswi yang berprestasi guna memacu semangatnya untuk berlatih dan belajar lebih giat lagi,” jelasnya.
Sementara itu, Maya Novita menceritakan pengalamannya saat mengikuti ajang kompetisi ISLC yang diselenggarakan HuDev UI tersebut.
Ia mengatakan bahwa jumlah peserta yang mendaftar mengikuti ISLC itu sebanyak 15 ribu pelajar yang berasal dari perwakilan sekolah se- Indonesia. Sedangkan kuota untuk mengikuti kompetisi hanya sebanyak 100 orang.
“Alhamdulillah, saya bersama rekan dari SMAN 1 Sumbar di Padang Panjang dinyatakan lolos seleksi dan menjadi perwakilan Provinsi Sumatera Barat dalam mengikuti kompetisi tersebut,” katanya.
Maya yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS SMAN 1 Tanjung Raya itu mengungkapkan bahwa dirinya mengikuti ISLC diawali dengan pendaftaran, kemudian seleksi administrasi, pembuatan esay, video, dan wawancara.
Khusus untuk esay, lanjutnya ada 5 topik pembahasan yakni keamanan siber, transportasi pendidikan, ekonomi sirkular, kedaulatan pangan, dan energi terbarukan.
“Dalam esay itu saya mengambil topik pembahasan ekonomi sirkular dengan judul peranan perempuan di Kecamatan Tanjung Raya dalam menjalankan usaha otodidak yang berkesinambungan dengan Danau Maninjau,” jelasnya.
Lebih lanjut disebutkan seleksi terakhir yang dilaluinya adalah tahap wawancara yang menanyakan tentang pendidikan, kepemimpinan, bahasa inggris, dan sebagainya.
“Setelah mengikuti semua tahapan seleksi dan kompetisi, saya dinyatakan meraih peringkat 3 pada ISLC UI 2023. Sedangkan peringkat 1 diraih oleh siswa asal DKI Jakarta, dan peringkat 2 diraih siswa asal Bali,” jelasnya.
Dari 100 peserta yang mengikuti ajang tersebut, ia juga menjadi salah satu peserta terbaik karena memiliki nilai yang sangat bagus. Selama mengikuti ISLC itu ia juga sempat bertemu langsung dengan Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa.
(Bryan)
