Virus Corona Kian Ganas, 731 Warga Agam Jalani Isolasi-Lubukbasung Tertinggi

Lubukbasung, kaba12.com — Keganasan virus corona, yang diduga varian delta kini semakin menghantui masyarakat. Walau sebagian kecil masyarakat masih tak percaya bahkan melecehkan, termasuk segelintir oknum namun fakta lapangan dan bukti medis menunjukkan keganasan virus itu semakin menakutkan.

Dibuktikan saat ini, Pemkab.Agam bersama Satgas Penanganan Covid-19 Agam, dan para tenaga medis yang berada di garis depan melawan pandemic covid-19 itu, terlihat mulai kewalahan, pasal-nya selain akibat terbatas sarana pendukung, personil medis dan anggaran, lonjakan kasus positif baru yang beberapa hari terakhir sangat tinggi membuat seluruh pihak yang berwenang panic dan kewalahan.

Seperti hal dalam 3 hari terakhir, terjadi penambahan kasus positif baru yang sangat tinggi, bahkan melampaui rekor sejak pandemic melanda daerah ini yang menyebabkan makin membengkaknya jumlah warga yang harus mendapat penanganan medis secara khusus, baik dirawat di rumah sakit rujukan, dikarantina dan menjalani isolasi mandiri yang jumlahnya saat ini mencapai 731 orang.

Seperti dijelaskan Yosefriawan, plt.Kadinas Kesehatan Agam, hingga Sabtu ini, tercatat sebanyak 4.341 orang warga yang terpapar covid-19 di Agam, dengan rincian 3.501 orang sembuh, 109 orang meninggal dunia dan 731 orang dalam penanganan medis.

Dari akumulasi data tersebut, jelasnya kecamatan Lubukbasung mencatatkan jumlah kasus terbanyak yakni 710 kasus terkonfirmasi positif, dengan rincian 532 orang sudah dinyatakan sembuh, 14 orang meninggal dunia dan 164 orang dalam penanganan medis saat ini, “ kecamatan Lubukbasung mencatatkan penambahan kasus yang signifikan beberapa hari belakangan, “sebut Yosefriawan.

Untuk penanganan medis warga yang positif covid-19, Pemkab.Agam sudah mengoperasikan 3 lokasi karantina masing-masing ISO Covid-19 RSUD Lubukbasung, ruang VVIP RSUD Lubukbasung dan BLK Lubukbasung, “ saat ini di tiga lokasi itu, pasien yang menjalani isolasi justru mulai penuh, “ungkapnya.

Semakin tingginya kasus terkonfirmasi positif covid-19 di kabupaten Agam, ditengarai masih berpotensi terjadi, mengingat cukup tingginya kontak erat dan tes swab yang secara massif dilakukan tim medis Dinkes Agam di seluruh wilayah puskesmas.

Disisi lain, Asisten II Sekab.Agam itu, menghimbau masyarakat untuk esktra waspada, karena pandemic covid-19 itu sudah semakin mengganas, dengan varian delta yang sangat cepat menular dengan beragam media bahkan lebih ganas.

“ Kami himbau masyarakat untuk selalu mentaati protokol kesehatan, selalu pakai masker, jaga jarak, kurangi aktivitas di luar ruangan. Bersama kita berperan memutus rantai penyebaran virus corona itu, “himbaunya.

HARMEN

0Shares