Lubukbasung,kaba12.-Upacara sakral peringatan 4 hari besar nasional yang dipusatkan di halaman kantor Bupati Agam, Selasa, (23/5) berubah haru. Pasalnya, usai upacara, disela penyerahan hadiah bagi siswa dan guru berprestasi, Bupati Agam mengumumkan kembali mengangkat anak asuh.
Moment haru terlihat, saat Bupati Andriwarman mendatangi Aidhea Roza Fifinia, warga Jorong Sago, Nagari Manggopoh, kecamatan Lubukbasung didampingi ayahnya Arifin Caniago, langsung menangis haru saat menyalami dan dipeluk bupati Agam.

Bahkan, Bupati Andriwarman bersama sang ayah serta para unsur Forkopimda Agam tak kuasa menahan linangan air mata disela cuaca panas, saat diceritakan kondisi keluarga sang anak yang kurang mampu, namun prestasi yang diraihnya di sekolah sangat luar biasa.
Bahkan, Aidhea Roza Fifinia, tercatat sebagai salah satu mahasiswa baru, yang lolos seleksi SNBP 2023 di Universitas Negeri Padang (UNP) untuk pendidikan Biologi (S1). Dhea bersama ayahnya yang sudah putus asa, karena tidak ada biaya untuk memenuhi kebutuhan kuliah dan pendaftaran itu Senin kemarin mengaku sudah pasrah, dan tidak berharap banyak untuk bisa kuliah sesuai impiannya.
Namun, impian Dhea panggilan akrab siswa yang kerap meraih gelar juara di SMAN 3 Lubukbasung itu akhirnya disambungkan oleh Bupati Agam Dr.Andriwarman, yang secara spontan menyatakan mengangkatnya sebagai anak asuh dan siap menguliahkannya hingga sarjana (S1).

Kisah pilu itulah yang membuat sontak banyak pihak, bahkan Bupati Agam Dr.Andriwarman sendiri tak kuasa menahan tangis, saat Dhea bersama sang ayah Arifin Caniago menangis haru, mengungkap terimakasih atas ketulusan hati Bupati Agam itu.
“ Kami sangat berterimakasih pak, “ungkap Arifin Caniago, dengan wajah lusuh menahan kesedihan, saat mendampingi sang anak dengan pakaian seadanya, berbalut sandal jepit yang nyaris putus.
Dr.Andriwarman, yang dikenal sebagai “ ayah asuh warga kurang mampu dan anak yatim” kabupaten Agam, menyebut apa yang dirasakan Dhea bersama ayahnya, sudah pernah dialaminya sejak kecil.
“ Dhea harus kuliah, harus sarjana, Insya Allah, Tuhan akan membantu, saya siap jadi ayah asuh Dhea, yang penting Dhea kuliah, “ ungkapnya sambil berulangkali menepuk bahu Dhea yang terus menangis haru.
Dhea bersama Arifin Caniago didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 3 Lubukbasung Suherman, memang sengaja diundang untuk menerima “hadiah spesial” dari Bupati Agam dalam rangkaian upacara 4 hari besar nasional itu, yang menyatakan siap membantu biaya pendidikan dan kuliah Dhea hingga sarjana di UNP, sesuai laporan yang diterima Bupati Agam, Senin kemarin.-HARMEN.-
