UMKM Bukittinggi Dibekali Metode Penjualan Online

Bukittinggi, KABA12.com — Universitas Mercu Buana Jakarta melalui Program Pascasarjana bekerjasama Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi melaksanakan kegiatan Peningkatan Skill dan Kompetensi UMKM Kota Bukittinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM, dan digelar di Gedung AKLI Bukittinggi, Kamis (30/01) lalu.

Salah seorang anggota Tim Universitas Mercu Buana Jakarta DR.Ir. Hasmand Zusi, M.Sc mengatakan kegiatan ini dalam rangka pengabdian masyarakat khususnya Program Pascasarjana Universitas Mercu Buana.

“Kita memilih Bukittinggi karena potensi UMKMnya sangat bagus.Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi dan skill peserta UMKM. Sehingga, melalui kompetensi dan skill yang dimiliki, dapat meningkatkan daya saing di pasaran. Entry point UMKM ke pasaran perlu ditingkatkan melalui digital. Nantinya, mereka dapat membuka akses pasar seluas-luasnya melalui metode digital atau Online,” ujar Hasmand.

Hasmand yang berasal dari Bukittinggi ini menambahkan untuk menembus pasar digital atau Online, UMKM harus memperbaiki mutu, design dan produknya. Mereka dapat memperluas pasar melalui digital.

“Nantinya, mereka dapat mengkombinasikan antara pola konvensional dan digital, untuk pengembangan produk. Untuk brandnya sudah hebat dan hanya tinggal menembus pasar Online. Kedepan, produk UMKM Bukittinggi akan bisa sampai ke penjuru dunia. Namun, mereka harus tetap mempertahankan ciri khas Bukittinggi,” ungkap Hasmand Zusi.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian dan tanggungjawab melalui pengabdian masyarakat dari Universitas Mercu Buana Jakarta.

Sementara itu, Dr. Mirza, ST,MM mengungkapkan kendala UMKM adalah tingkat produktivitas 4% lebih rendah, kesulitan akses pasar dan berkompetensi secara regional dan global. Untuk itu, UMKM diarahkan bagaimana memanfaatkan media Online untuk menjual produknya.

“Keuntungan penjualan Online adalah murah, mudah, mendekatkan kepada konsumen dan menguntungkan. Media penjualan Online seperti Facebook, Instagram, Twitter, Marketplace Online dan sebagainya.Konsep jualan Online adalah perdagangan elektronik (E-Commerse). Langkah mudah jualan Online di Tokopedia adalah jual, kirim dan terima uang,” terang Mirza.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi melalui Kabid Koperasi dan UKM, Yetti Murni menyambut positif kegiatan ini. Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan terus memantau dan mendampingi UMKM Binaan. Penjualan Online bagus dan bisa menambah omset.

“Hal ini bisa menjadi solusi bagi UMKM dalam pemasaran produk. Kita harapkan mereka bisa menembus Pasar Digital. Kita dari Diskop, UKM dan Perdagangan akan melakukan sosialisasi pemasaran Online. Hal ini tetap dilanjutkan. Tahun 2019, sudah ada UMKM yang memulai jualan Online terutama sejak Pasa Ateh terbakar. Kedepan, kita akan sosialisasikan bertahap sesuai kemampuan anggaran dinas,”tegas Yetti.

(Ophik)

0Shares