Ultra Runners Minang Geopark Run Finish di Ngarai Sianok

Bukittinggi, KABA12.com — Sebanyak 7 atlet ultra marathon Minang Geopark Run bersama 10 pelari pendamping, finish di Ngarai Sianok kota Bukittinggi, Sabtu, (27/10) malam.

Para ultra runners tersebut, tiba di Ngarai Sianok setelah start dari kelok 9 kabupaten 50 Kota, melewati kota Payakumbuh, pendakian IPDN Baso, menempuh jarak sekitar 70 km.

Ultra runers, para pelari tangguh itu membawa semangat keindahan dan kebesaran Minang Geopark Run. Kegiatan itu juga menjadi salah satu rangkaian satu abad Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia.

Para atlet ultra marathon bersama pelari pendamping, saat finish di Ngarai Sianok, disambut Wakil Walikota Bukittinggi, bersama Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Kadisparpora Bukittinggi dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan pemerintah kota Bukittinggi.

Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, mengapresiasi pelari yang telah menempuh jarak 70 km dari Kelok 9 kabupaten 50 Kota. Kegiatan ini dilaksanakan bukan skala daerah tapi merupakan skala nasional.

“Bukittinggi siap menerima event apapun yang akan dikembangkan di Bukittinggi. Apalagi kegiatan ini menjadi salah satu ajang promosi Ngarai Sianok sebgaai kawasan Geopark Nasional. Ada 9 Geopark Minangkabau yanga akan dikembangkan, salah satunya Ngarai Sianok Bukittinggi. Kita patut berbangga dengan itu. Kami juga apresiasi ITB yang menjadi salah satu penyelenggaran kegiatan ini. Semoga ITB tetap jaya dan Bukittinggi tetap mendunia,” ujar Irwandi.

Menurut jadwal, besok pagi (Minggu -red) akan dilaksanakan Minang Geopark Run yang diikuti ratusan pelari baik dari lokal Sumbar hingga mancanegara. Para pelari dibagi dalam tiga kategori, jarak 5 km, jarak 10 km dan jarak 21 km.

Dimana seluruh peserta itu, akan mengitari kawasan Geopark Nasional Ngarai Sianok, start dan finish di lapangan Kantin.

(Ophik)

0Shares