Lubukbasung, kaba12 — Komunitas Tunanetra Muslim Sumatera Barat, gelar pelatihan membaca Al-Qur’an di Kabupaten Agam selama 3 hari.
Proses belajar Al-Qur’an Braille tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Lubuk Basung, dari tanggal 20 – 22 Agustus 2024, kegiatan ini didukung penuh Pemkab Agam.
Para siswa mengaku bersyukur bisa belajar membaca Al-Qur’an, meskipun memiliki keterbatasan penglihatan, tetapi hal tersebut bukan menjadi alasan mereka berhenti belajar.

“Saya sangat bersyukur atas pengajaran membaca. Karena ini adalah kesempatan bagus untuk saya maupun temen – teman saya untuk memperdalam dalam belajar Al-Qur’an,” sebut Ade salah satu tunanetra di Lubuk Basung kepada kaba12.
Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia Sumbar mendatangkan guru pengajar dari Surabaya, yang akan memberikan pelatihan yang mendalam kepada para peserta, yang akan memungkinkan mereka menguasai teknik -teknik membaca Al-Quran menggunakan huruf Braille.

“Dalam kegiatan ini, saya di ajarkan tentang cara menggunakan Al-Qur’an Braille yang di ajarkan oleh guru pengajar, untuk memahami teknik membaca Al-Qur’an menggunakan huruf braille,” jelas Ade.
Pelatihan pembelajaran mengaji Braille ini dirancang khusus untuk menjangkau asnaf tuna netra dan membantu mereka dalam memahami ajaran-ajaran agama. Dalam program ini ada 20 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Agam.

“Saya berharap, kegiatan ini terus dilanjutkan. Dan semoga Pemkab.Agam memberikan perhatian lebih kepada para tunanetra di seluruh Agam,” harapnya.-
(TAUFIQ)
