Tiku, KABA12.com — Trauma gempa di wilayah kabupaten Agam sejak tahun 2009 lalu dan serentetekan musibah gempa masih menghantui masyarakat.
Yang dirundung ketakutan terutama masyarakat kecamatan Tanjung Mutiara yang berada di kawasan pantai
Gempa berkuatan 6,2 pada skala ricther yang terjadi Jumat,(01/09) pukul 00.06 WIB membuat warga setempat panik.
Apalagi saat bersamaan dengan guncangan gempa angin badai dan hujan lebat mengguyur wilayah Tanjung Mutiara.
Kondisi ini ditambah dengan padamnya aliran listrik sehingga suasana makin menakutkan warga.
“Insyaallah warga masih tenang, walau aliran listrik padam dan hujan lebat,” sebut Rahman, warga Tiku kepada kaba12.com.
Wilayah Tanjung Mutiara di kabupaten Agam menjadi salah satu kawasan yang menjadi pusat perhatian jika terjadi gempa karena berdekatan dengan laut lepas, namun hingga pukul 00.45 WIB situasi di wilayah itu relatif aman.
“Kita sudah siaga, masyarakat relatif tenang, dan sudah ada informasi tidak ada potensi tsunami,” sebut Weri Ikhwan, Kasi PMN Tanjung Mutiara.
Informasi yang dihimpun kaba12.com, getaran gempa yang cukup kuat dirasakan itu tidak memicu kerusakan atau dampak lain pada masyarakat.
“Kami bersama unsur terkait sudah di lapangan mengantisipasi berbagai kemungkinan,” sebut Weri Ihwan.
(Harmen)
