Lubukbasung, KABA12 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam meminta panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk merancang teknik sosialisasi agar partisipasi pemilih meningkat pada Pemilu 2024.
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Agam, Erkonolis menyebut, sosialisasi merupakan salah satu ujung tombak yang akan menentukan suksesnya pelaksanaan Pemilu 2024.
Menurutnya, tanpa sosialisasi yang masif dan tepat sasaran dikhawatirkan tingkat partisipasi masyarakat akan rendah.
Kendati begitu, pihaknya meminta PPK merancang secara strategis bagaimana sosialisasi dan penggunaan media yang tepat sesuai kearifan lokal di kecamatan masing-masing.
“Kita meminta para PPK untuk merancang teknik sosialisasi yang tepat agar partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 bisa lebih meningkat daripada tahun sebelumnya,” katanya, Rabu (12/4).
Ia mengatakan, untuk mewujudkan partisipasi politik masyarakat meningkat pada Pemilu 2024, diperlukan sosialisasi secara masif baik melalui media sosial, maupun turun langsung ke lapangan.
“Hasil ini tentunya harus didukung dengan sosialisasi yang maksimal,” ungkapnya.
Lebih lanjut disebutkan, sebelumnya pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi bersama PPK se- Kabupaten Agam dalam rangka menindaklanjuti penetapan daftar pemilih sementara (DPS).
Rakor tersebut digelar dengan tema strategi, sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.
KPU Agam beberapa waktu lalu telah menetapkan sebanyak 391.865 DPS pada Pemilu 2024.
“Jumlah tersebut tersebar di 92 nagari dan 16 kecamatan di Kabupaten Agam. Sedangkan untuk TPS tercatat sebanyak 1.714,” katanya.
(Bryan)
