Kaba Terkini

Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pemerintah Rendah, Bupati Agam Minta Inovasi OPD

Lubukbasung, KABA12.com — Memasuki tahun ketiga kepemimpinan pasangan Bupati Agam Indra Catri dan Wakil Bupati Trinda Farhan Satria, secara tegas Bupati yang baru saja menerima gelar Doktor dengan predikat cumlaud di kampus IPDN Jatinangor itu meminta seluruh OPD di lingkungan pemerintahannya untuk melahirkan inovasi dalam hal pelayanan.

Hal itu disampaikannya lantaran hasil survey tim independen mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap enam bidang layanan pemerintah Agam, seperti kesehatan, pendidikan, UMKM, sarana prasarana, administrasi, serta bidang air bersih dan sanitasi menilai masih tergolong rendah.

“Kepala seluruh dinas tolong dibantu, kenapa ini indeks kepuasan masyarakat di 6 pelayanan masih tergolong rendah? Rata-rata baru 70%, sementara target kita 85%. Saya minta inovasi dari OPD baik dalam pelayanan,” sebut Bupati saat membuka musrenbang perubahan RPJMD di aula kantor BAPPEDA di Lubukbasung, Kamis (27/12).

Sebelumnya, Kepala BAPPEDA Kabupaten Agam, Welfizar saat menyampaikan hasil evaluasi tim terhadap pelaksanaan RPJMD tahun 2016 hingga 2018, saat mengukur evaluasi tingkat kepuasan masyarakat terhadap enam bidang layanan yang dinilai dari perspektif masyarakat melalui survey independen (Jemari Sekato) menggunakan metode CRC hasilnya seperti, Bidang kesehatan dengan indeks kepuasan masyarakat 58,87 % kategori cukup puas, Bidang pendidikan dengan indeks kepuasan masyarakat 70,31 % kategori puas.

Kemudian Bidang UMKM dengan indeks kepuasan masyarakat 66,64 % kategori cukup puas, Bidang sarana prasarana (jalan dan jembatan) dengan indeks kepuasan masyarakat 51,60 % kategori cukup puas. Serta Bidang administrai dengan indeks kepuasan masyarakat 66,84 % kategori puas, dan Bidang air bersih dan sanitasi dengan indeks kepuasan masyarakat 60,13 % kategori cukup puas.

“Tidak hanya OPD, kondisi sekarang kita juga menuntut target inovasi pada nagari, karena nagari perpanjangan tangan dinas ditengah masyarakat, nagari memiliki kekuasan untuk mengatur dan mengelola sumber yang ada di daerahnya,” jelas Indra Catri.

Dia juga mengarahkan, agar organisasi perangkat daerah dapat melihat momen.

“Kita jangan sampai kehilangan momen, misalnya sumber daya alam kita sdah bagus pertanian sudah baik, maka dinas Pariwisata diharapkan dapat memanfaatkan momen itu, bagaimana dan apa inovasi yang harus dibuat untuk meningkatkan kunjungan ke wilayah kita,” arahnya.

Sehingga, menurut Bupati seluruh target pembangunan yang ada disetiap indikatornya dapat terlaksana dan tepat sasaran.

(Jaswit)

0Shares
To Top