Batukambing, kaba12.com — Warga yang terjebak banjir bandang susulan di wilayah Ampek Nagari, Kamis,(19/2) malam berhasil dievakuasi tim rescue gabungan.
Proses evakuasi warga yang terjebak di pulau kecil di areal sungai ditengah terjangan banjir besar akibat luapan sungai Batang Bawan itu, berlangsung dramatis, karena kondisi cuaca buruk, dengan kondisi penerangan yang minim.
Supiyono,(50) warga yang terjebak di pulau kecil di aliran sungai Batang Bawan itu, berhasil dievakuasi menggunakan perangkat khusus tali penggait dengan waktu yang cukup panjang, karena tim evakuasi menunggu debit air banjir sedikit berkurang, untuk mengurangi resiko. Korban yang terjebak sejak pukul 15.30 WIB, berhasil dievakuasi pukul 20.30 WIB.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com dari Hendra Macan, Kasi.Ops.Damkar Agam dan staf Pusdal.Ops.BPBD Agam, dampak banjir bandang susulan yang terjadi Kamis,(19/3) sore sekitar 15.30 WIB, memicu kembali menggenangi masjid Baiturahman di Jorong Kampung Melayu Nagari Sitalang, kecamatan Ampek Nagari.
Dijelaskan, warga yang terjebak di pulau kecik aliran sungai Batang Bawan, Supiyono,(50) berhasil diselamatkan dan dikembalikan ke rumahnya.
Dampak banjir susulan juga menyebabkan tergenangnya 2 unit rumah di Jorong Alahan Siriah Nagari Batu Kambiang, masing-masing milik Rusman,(65) dan Dt. Simarajo, yang sudah dievakuasi ke rumah keluarga terdekat.
Banjir bandang susulan yang memicu kengerian warga, karena debit banjir yang memenuhi aliran sungai Batang Bawan sangat besar, bahkan tim gabungan penanganan pasca bencana banjir bandang Ampek Nagari berhasil menyelamatkan diri dan alat berat yang sedang bekerja.
” Kita sudah tangani rumah warga terdampak banjir susulan dan pembersihan mesjid yang terdampak banjir dilakukan Jumat ini,” sebut kepala BPBD Agam M.Dt.Maruhun yang terjun langsung ke lokasi bencana Kamis tadi malam.

Kepala BPBD Agam bersama Asisten I Sekab Agam Rahman, menghimbau masyarakat dan seluruh personil gabungan yang masih bekerja menangani dampak pasca bencana banjir bandang Ampek Nagari untuk waspada,” jika curah hujan tinggi di hulu, sebaiknya hentikan kegiatan, cari tempat aman bersama peralatan,” sebutnya.
Saat ini proses penanganan pasca bencana di Ampek Nagari masih berlangsung terutama pembersihan aliran sungai Batang Bawan yang dipenuhi kayu dan batu- batu besar yang dihanyutkan banjir bandang sebelumnya.
HARMEN
