Tim Monev Desa Wisata Kemenparekraf Kunjungi Nagari Maninjau

Maninjau, KABA12.com — Tim monitoring dan evaluasi (Monev) desa wisata dari Kementerian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif (Kemenparekraf RI) melakukan kunjungan ke Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jum’at (25/2).

Kunjungan tim Monev yang dipimpin Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Florida Pardosi ini juga dihadiri Kepala Disparpora Agam, Syatria, perwakilan Universitas Negeri Padang, pemerintah kecamatan, nagari, Pokdarwis, dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan yang digelar di Sekretariat Pokdarwis Riak Danau Maninjau itu dalam rangka pembinaan dan evaluasi pengembangan pariwisata di Nagari Maninjau.

Perwakilan Pokdarwis Riak Danau Maninjau, Rudi Yudistira dalam sambutannya menyebutkan, sejauh ini pihaknya bersama tim pendamping dari UNP telah menggali seluruh potensi wisata yang ada di nagari. Dimana sejumlah potensi sudah dikumpulkan sebagai daya tarik wisata seperti rumah Rasuna Said, atraksi rakik-rakik, Masjid Umul Qur’a dan lainnya.

“Secara umum nagari-nagari yang ada di Salingka Danau Maninjau ini sangat kaya dengan potensi alam yang luar biasa. Termasuk Nagari Maninjau yang memiliki segudang pesona sehingga mampu menjadi daya tarik wisata bagi para pengunjung,” ujarnya.

Ketua Pendampingan Desa Wisata, Yuliana mengatakan, Nagari Maninjau merupakan nagari/desa binaan dari Universitas Negeri Padang dalam rangka menggali seluruh potensi wisata yang ada.

Pihaknya mengakui, Pokdarwis Riak Danau Maninjau yang berdiri sejak September 2021 lalu itu memiliki semangat yang tinggi, khususnya dalam pengembangan SDM dan potensi pariwisata.

“Oleh karena itu, kegiatan monitoring dan evaluasi ini sangat berarti bagi kami untuk terus melangkah ke arah yang lebih baik lagi. Sebab, Nagari Maninjau merupakan satu-satunya nagari di Sumbar yang dikunjungi langsung oleh tim Monev dari Kemenparekraf,” kata Yuliana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Syatria menjelaskan, pemerintah daerah setempat telah menetapkan sebanyak 21 nagari sebagai nagari/desa wisata. Dari 21 nagari wisata di Agam, 9 diantaranya terletak di Kecamatan Tanjung Raya yang memiliki banyak potensi di sektor pariwisata.

“Kemungkinan tahun 2022 ini akan bertambah lagi nagari-nagari di Agam untuk menjadi nagari wisata, sebab multi player effect-nya sudah dirasakan oleh nagari wisata lain. Misalnya Nagari Wisata Sungai Batang yang telah mengikuti program Kemenparekraf dan mendapat 2 penghargaan yaitu API dan ADWI pada tahun 2021 kemarin,” ujar Syatria.

Disisi lain, pihaknya berharap pada Nagari Wisata Maninjau untuk memanfaatkan peluang sebaik-baiknya dalam pengembangan sektor pariwisata.

“Kegiatan ini baru langkah awal oleh Pokdarwis Riak Danau Maninjau untuk menuju yang lebih baik. Mudah-mudahan kegiatannya berjalan lancar dan mendapatkan hasil terbaik,” jelasnya.

Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) UNP, Anton Komaini berharap seluruh pengurus pokdarwis dapat memiliki sertifikasi kompetensi sehingga nantinya bisa menjadi pemandu wisata yang profesional.

“Kami berharap Pokdarwis Riak Danau mensertifikasi semua pengurusnya agar lebih profesional dalam mendampingi para tamu yang berkunjung ke objek wisata,” katanya.

Ia menyebut, LP2M memiliki 5 program pusat dalam kegiatan pembinaan masyarakat, diantaranya penelitian, pengabdian, KKN, inovasi, dan komunikasi.

“Dari 5 program pusat itu, 4 diantaranya bersentuhan langsung dengan masyarakat yaitu pengabdian, inovasi, penelitian, dan KKN. Kami dari LP2M sudah memberikan banyak program, salah satunya dalam bentuk pengabdian,” jelasnya.

Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf RI, Florida Pardosi mengatakan, pihaknya akan merekomendasikan desa-desa yang telah mendapat pendampingan dan kelembagaan dari berbagai unsur.

“Nanti kita akan filter desa wisata yang memenuhi syarat untuk maju ke tingkat nasional. Kita berharap desa wisata ini terus mengembangkan potensinya agar memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Kemudian untuk mitra kerja yang terlibat diharapkan kegiatan itu terus berlanjut bersama dengan desa-desa wisata lainnya,” kata Florida.
(Bryan)

0Shares