Tiku, kaba12.com — Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara merupakan nagari terparah didera dampak banjir.
Hingga Selasa,(16/10) sore, banjir masih belum sepenuhnya surut, dan terutama di jorong Masang, Labuhan, Subang-Subang dan Gadih Angik.
Kawasan ini juga merupakan titik terparah dampak banjir, sesuai data yang dirilis Lukman Syahputra staf Pusdal Ops BPBD Agam.
Dijelaskan, dampak bencana banjir, menyebabkan jembatan kayu sepanjang 6 meter dengan lebar 3 meter penghubung Jorong Labuhan-Subang-Subang terbawa air, sehingga masyarakat Subang-Subang terisolir.
Jalan penghubung Jorong Labuhan dengan Jorong Subang-Subang terendam banjir sebanyak 2 titik, titik pertama sepanjang 800 meter dengan ketinggian 1-1,5 meter, titik kedua sepanjang 300-400 meter dengan Ketinggian 1-2 meter,
Akibat jembatan terbawa air dan jalan terendam masyarakat terisolir sebanyak 2 jorong, masing -masing di Jorong Subang-Subang sebanyak 66 KK, dengan jumlah 251 jiwa dan jorong Labuhan sebanyak 17 kk dengan jumlah 75 jiwa.
Dijelaskan Lukman, akibat banjir juga menyebabkan jalan terban di jorong Masang-Labuhan, Nagari Tiku V Jorong mengakibatkan jembatan dekat jalan terban tersebut ambruk sepanjang 6 meter dengan lebar 5 meter yang mengakibatkan akses jalan penghubung antara Jorong Masang dengan Labuhan tidak bisa dilewati kendaraan, sehingga masyarakat terisolir 2 jorong, di jorong Subang-Subang sebanyak 66 KK dengan jumlah 251 jiwa, Jorong Labuhan sebanyak 276 kk, dengan jumlah 1.144 jiwa.
Akibat banjir di wilayah Tiku V Jorong itu, juga menyebabkan 15 hektare kebun semangka milik petani di Jorong Labuhan, gagal panen akibat terendam banjir dengan jumlah pemilik 15 orang dengan kerugian sekitar Rp70 juta.
Dampak musibah lain, 4 unit perahu warga di Jorong Labuhan, Nagari Tiku Limo Jorong juga dihantam gelombang pasang air laut, 2 unit payang, 2 unit biduak.
Upaya yang dilakukan
Satgas BPBD Agam bersama pemerintah kecamatan dan nagari turun langsung kelokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan terhadap masyarakat yang terisolir banjir dan jembatan ambruk dan putus.
HARMEN.
