Lubuk Basung, kaba12 — Tidak ada angin, tidak ada hujan, banjir justru merendam kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Agam di Padang Baru, Lubukbasung.
Banjir menggenangi Jalan Jenderal Sudirman, Padang Baru, Lubuk Basung, tepatnya di ruas seberang Kedai Makan Sambal Nan Sabana hingga Simpang Lampu Merah Padang Baru, Minggu (8/2/2026) malam.
Genangan air tersebut mengakibatkan arus lalu lintas terganggu dan pengendara terpaksa melambat saat melintas.

Pantauan kaba12 di lapangan, air mengalir deras di atas badan jalan dan menutupi permukaan aspal, diperkirakan kedalaman air dijalan mencapai sekitar 5-15 cm.
Kondisi ini cukup membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor, karena sejumlah lubang jalan tidak terlihat akibat tertutup air, belum lagi jalan yang tidak datar.
Hingga berita ditayangkan, tidak jelas sumber pemicu banjir, namun informasi yang diperoleh kaba12, banjir diduga dipicu oleh hujan yang mengguyur wilayah hulu sehingga menyebabkan tersumbatnya aliran sungai kecil di kawasan Simpang Ampek Tangah.

” Kami kaget, ada banjir yang cukup tinggi, sementara cuaca cerah, tidak ada hujan. Mungkin ada saluran drainase yang tersumbat, sehingga air sungai kecil yang mengalir di kawasan Padang Baru meluap dan melimpah ke badan jalan,” sebut M. St. Rajo Bungsu, warga Padang Baru, yang sempat terhalang banjir saat berkendara di depan RSUD Lubukbasung.

Sementara beberapa warga berharap pihak terkait segera melakukan penanganan dan perbaikan sistem drainase, agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap kali hujan turun.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih terlihat di beberapa titik dan pengguna jalan diimbau tetap waspada, khususnya saat melintas pada malam hari.
(TAUFIQ)
