Tersangkut 2 KM Dari Lokasi Hanyut, Bocah 10 th Ditemukan Meninggal

Matur, KABA12 — Upaya pencarian intensif yang dilakukan tim gabungan BPBD Agam, Damkar, camat Matur, KSB, TNI-Polri, bersama unsur pemuda dan warga Sungai Landia dan warga Kecamatan Matur, akhirnya Alvaro Gifarel, bocah 10 tahun yang dihanyutkan air bah Sungai Landia berhasil ditemukan, Sabtu, (5/8) malam sekitar pukul 20.15 WIB.

Bocah yang dihanyutkan air bah akibat aliran Sungai Landia yang meluap tiba-tiba saat korban berada di tepi sungai itu, ditemukan sekitar 2 KM dari lokasi korban dihanyutkan arus deras sungai di kawasan Banto jalur Sungai Panta, kecamatan Matur.

Yang memilukan, Alvaro Gifarel ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, yang langsung dievakuasi tim gabungan BPBD Agam bersama keluarga dan warga setempat dan langsung dibawa ke rumah duka setelah menjalani visum di puskesmas Matur.

Berhasil ditemukannya korban Alvaro Rifael itu dibenarkan Kepala BPBD Agam Bambang Warsito, Camat Matur M.Subchan dan Antono, Kabid.Informasi Diskominfo Agam, waktu dikonfirmasi kaba12 secara terpisah.

Dijelaskan, warga bersama tim gabungan yang sejak kabar Alvaro Gifarel dilaporkan hilang dihanyutkan arus deras akibat luapan Sungai Landia itu, terus bergerak kearah hilir aliran sungai dengan menyisir tepi sungai di dua titik berbeda.

Bahkan, memasuki malam, warga bersama tim gabungan tetap menyisir tepian sungai dengan menggunakan alat penerangan seadanya, “korban berhasil ditemukan sekitar 2 km di hilir sungai, namun, kita prihatin, Alvaro Gifarel, bocah 10 tahun yang hanyut sejak pukul 15.00 WIB sore tadi, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,“ ungkap Subchan, camat Matur yang memantau proses pencarian terhadap korban di lapangan.

Korban selanjutnya, langsung dibawa ke rumah duka di Sungai Landia untuk semanyamkan sebelum menjalani proses penguburan oleh keluarga bersama warga setempat.

Musibah hanyutnya Alvaro Gifarel yang membuat geger warga setempat, bahkan viral di media, pasalnya kondisi cerah, aliran Sungai Landia tiba-tiba meluap, dan langsung menghanyutkan tubuh mungil korban yang sedang berada di tepi sungai tersebut.

-HARMEN-

0Shares