Koto Malintang, KABA12 — Ruas jalan provinsi di Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali mengalami rusak parah sehingga berbahaya bagi pengguna jalan.
Padahal jalan tersebut sebelumnya sempat ditambal sulam oleh pemerintah menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H kemarin namun tidak efektif dan kembali rusak.

Kerusakan jalan di jalur Manggopoh – Padang Lua itu perlu perhatian serius dari pemerintah provinsi untuk kenyamanan pengendara.
Pantauan KABA12, Selasa(23/5) dilokasi, kerusakan jalan terlihat di sejumlah titik di Nagari Koto Malintang seperti di Jorong Rambai, Ambacang, Pauah Taruko, dan Tanjung Alai dengan kondisi banyak lubang yang menganga.
Lubang di badan jalan tersebut memiliki ukuran bervariasi mulai dari 20 hingga 50 centimeter. Sementara kedalaman lubang sekitar 10 centimeter. Pengendara yang melintas di lokasi pun harus berhati-hati dan mengurangi kecepatan.
Kondisi jalan rusak yang semakin parah itu terjadi pasca lebaran kemarin dan hingga kini belum ada perhatian dari Pemprov Sumbar.
Warga sekitar mengakui bahwa kondisi jalan berlubang tersebut sering menimbulkan kecelakaan dan memakan korban terutama pengendara roda dua.
“Sudah banyak pengendara motor yang jatuh disini gara-gara jalan rusak, hampir setiap hari selalu ada korban,” kata Joni kepada KABA12, Selasa.
Ia mengatakan, kecelakaan kerap terjadi pada musim hujan karena jalan berlubang tertutup genangan air.
“Pengendara sepeda motor sering terjatuh karena setelah menghantam jalan berlubang yang tertutup genangan air. Untuk kondisi korban rata-rata mengalami luka ringan,” ujarnya.
Ia berharap, pemerintah provinsi bisa secepatnya memberikan perhatian serius terhadap jalan tersebut demi kenyamanan pengendara. Apalagi jalan tersebut merupakan jalur utama menuju ibukota Kabupaten Agam dan berbagai daerah lainnya.
“Harapannya supaya jalan ini segera diperbaiki, jangan hanya tambal sulam saja, tapi di aspal ulang dan diperlebar demi kenyamanan dan keselamatan pengendara,” ungkapnya.
Terpisah, Bhabinkamtibmas Nagari Koto Malintang, Aipda Purwanto menambahkan, pihaknya kerap mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya pengendara sepeda motor yang kecelakaan di lokasi jalan rusak.
“Iya, saya sering terima laporan dari masyarakat tentang banyaknya pengendara motor yang terjatuh di jalan berlubang. Biasanya terjadi saat malam hari dan cuaca hujan,” katanya.
Kendati begitu, ia meminta agar dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan pada jalan rusak tersebut. Karena kondisinya sudah sangat memprihatikan dan sering dikeluhkan pengendara.
“Kami berharap supaya pemerintah provinsi segera melakukan perbaikan jalan rusak karena kondisinya sudah parah dan mengancam keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Selain itu, para pengendara terutama pemotor diminta untuk ekstra hati-hati saat melintas di jalan rusak agar terhindar dari resiko kecelakaan lalu lintas.
(Bryan)
