Tanahdatar, KABA12.com — Pemkab.Tanahdatar terus berupaya mewujudkan Luhak Nan Tuo tersebut sebagai Kabupaten Tahfidz. Mulai dari mendirikan dan membina rumah-rumah tahfidz, serta Taman Pendidikan Alqur’an (TPQ), hingga pensertifikasian guru pendidik.
Tak hanya sampai disitu saja, pemerintah juga menyediakan reward bagi para penghafal Alquran yang hafalannya banyak serta fasih bacaannya. Seperti bebas memilih sekolah dan tanpa tes, studi banding internasional, bebas biaya masuk perguruan tinggi negeri, beasiswa bahkan hadiah umrah pun sudah siap untuk para hafidzh tersebut.
Hal itu disampaikan Kepala Bagian Kesra Setda Tanahdatar Afrizon di sela-sela penyerahan Insentif Guru Lembaga Pendidikan Alqur’an (LPA), Selasa (05/06) di Masjid Nurul Amin Kemplek Kantor Bupati di Pagaruyung.
Afrizon katakan, saat ini guru LPA di 14 kecamatan sebanyak 2.127 orang dan 101 orang di antaranya sudah lulus sertifikasi. Untuk pemberian insentif juga tidak sama, bagi yang belum lulus sertifikasi sebanyak 2.026 orang diberikan insentif sebesar Rp.1,6 juta, sementara yang sudah sertifikasi diberikan intensif sebesar Rp.2,4 juta.
“Bagi guru-guru LPA yang sertifikasi namun sudah 12 bulan berturut-turut tidak mengajar maka sertifikasinya akan dicabut, ini akan kita pantau terus. Jam mengajarpun harus sesuai ketentuan serta guru-guru LPA ini juga tidak ada perbuatan yang melanggar asusila maupun pekat lainnya,” tegas Afrizon.
Pada tahun 2018 ini juga akan dipilih guru LPA teladan dari 14 kecamatan, masing-masing satu guru perkecamatan, hal itu diusulkan masing-masing kecamatan. Selain itu pemerintah juga punya target melahirkan 8.000 hafidz qur’an dalam satu tahun.
‘Ini juga sudah sesuai dengan kesepakatan bersama, 1 guru hasilkan 3 hafiz dan minimal dari 2.127 guru ini dapat melahirkan hafidz sebanyak 6.381 orang, ditambah binaan rumah tahfiz dan binaan sekolah-sekolah,” harap Afrizon.
Ia menambahkan, saat ini di Tanahdatar sudah berdiri 117 rumah tahfidz, dimana 8 diantaranya dibina pemerintah daerah. Seperti rumah tahfidzh di Kecamatan X Koto, Limakaum, Padangganting, Sungaitarab, Lintaubuo, Tanjungbaru, Rambatan dan Batipuah Selatan.
(Jaswit)
