Kaba Terkini

Tak Lolos Seleksi PJTP di Agam, Imam Zaidallah Lapor ke KASN dan Ombusdman

Lubukbasung, kaba12.com — Dinyatakan tidak lolos di posisi tiga besar hasil seleksi panitia seleksi (pansel) Pimpinan Jabatan Tinggi Pratama Pemkab.Agam, Alwisral Imam Zaidallah, salah seorang peserta seleksi laporkan Pansel PJTP Pemkab.Agam ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Ombusdman RI.

Alwisral Imam Zaidallah melaporkan Pansel PJTP Pemkab.Agam, dengan laporan bertulisan tangan sebanyak 20 lembar, berisi beberapa poin terkait dugaan adanya pelanggaran termasuk intervensi yang dilakukan Sekab.Agam H.Edi Busti pada pihaknya dalam proses seleksi tersebut.

Kepada kaba12.com, Alwisral menyebutkan ada beberapa catatan laporan yang disampaikan pihaknya pada KASN dan Ombusdman RI yang diharapkan bisa segera ditindaklanjuti.

Disebutkan, pihaknya menyimpulkan dalam laporanya, terkait dengan sikap Sekab.Agam Edi Busti yang terkesan mempermainkan proses seleksi yang tengah berlangsung, termasuk adanya pernyataan yang menyebut pihaknya harus berpandai-pandai dengan Sekab.Agam tersebut.

“ Pernyataan Sekab.Agam itu, yang perlu Buya camkan adalah, saya salah seorang anggota pansel kabupaten Agam. Jadi Buya harus berpandai-pandai dengan saya. Kalau Buya tidak berpandai-pandai dengan saya, dipastikan Buya tidak akan lulus lelang jabatan ini, “ sebut Alwisral, menirukan pernyataan Sekab.Agam Edi Busti, seperti yang dituliskan dalam laporan ke KASN tersebut.

Alwisral menambahkan, pihaknya kuat menduga, karena tidak tidak berpandai-pandai dengan Sekab.Agam itu, dirinya tidak dinyatakan lulus dalam proses seleksi sampai ke posisi 3 besar, karena menurutnya nilainya dalam proses seleksi awal bagus bahkan diumumkan secara terbuka, “ saya berharap, KASN membatalkan hasil keputusan seleksi lelang jabatan di Pemkab. Agam tersebut, “ tegasnya.

Alwisral Imam Zaidallah yang dikenal sebagai salah seorang sosok yang kritis bahkan kerap menggugat keputusan pihak yang lebih tinggi itu, termasuk beberapa waktu lalu melayangkan gugatan pada ketua DPD PAN Agam yang saat ini menjabat bupati Agam, karena dirinya tidak ditetapkan sebagai wakil bupati hasil seleksi PAN Agam, padahal pihaknya sudah mengikuti mekanisme yang ada.

Tanggapan Sekab.Agam : “ Proses Sangat Transparan “

Menanggapi adanya laporan pengaduan Alwisral Imam Zaidallah, yang notabene-nya menjabat salah seorang Kepala Bidang di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Agam itu, Sekab.Agam H.Edi Busti membantah pernyataan yang disampaikan tersebut.

Ditegaskan, posisinya dalam Pansel PJTP Pemkab.Agam sebagai secretariat, dimana pansel dengan ketua Prof.Elfindri bersama beberapa anggota yang profesionalismenya tidak diragukan, sehingga tidak akan ada intervensi dari pihak manapun.

Terkait laporan Alwisral Imam Zaidallah tersebut H.Edi Busti menyebutkan hal itu merupakan hal yang lumrah dan wajar tersebut, karena itu merupakan hak semua pihak termasuk para peserta lelang jabatan yang mengikuti proses pelelangan terbuka tersebut.

Ditegaskan, seluruh mekanisme, proses bahkan hasil penilaian seluruh tahapan seleksi diumumkan secara terbuka, “ hal itu justru baru kita di kabupaten Agam yang melakukannya, semua peserta bisa melihat nilai dari hasil tahapan seleksi yang dilakukan, “ tegasnya.

Edi Busti menyebut, reaksi dan rasa tidak puas pasca penetapan tiga besar itu, termasuak apa yang dilakukan Alwisral Imam Zaidallah dianggapnya sebagai hal yang wajar, dan pihaknya jika diminta siap mengklarifikasi dan menjelaskan apa yang menjadi catatan laporan yang bersangkutan.

Terkait dengan pernyataannya dalam istilah Alwisral “ bapandai-pandai dengannya itu”, Edi Busti, meminta seluruh pihak termasuk Alwisral tidak berasumsi lain, pihaknya menegaskan pernyataannya itu, justru sebagai motivasi dari pihaknya agar yang bersangkutan bisa lebih maksimal mempersiapkan diri agar bisa lolos seleksi yang digelar. “Tidak ada tujuan lain, selain memotivasi, “ tegas Edi Busti waktu dikonfirmasi kaba12.com.

Bahkan ditegaskannya, pihaknya bisa menjelaskan dan mengklarifikasi hal itu, agar masalah yang dilaporkan Alwisral bisa terang benderang dan memicu intrepretasi lain dari masyarakat, “ saya siap menjelaskannya pada beliau, “ ungkap Sekab.Agam itu lagi.

HARMEN

To Top