Tak Ditemukan Malam Ini, Pencarian Syafwan Dilanjutkan Besok

Lubukbasung, KABA12.com — Upaya pencarian Syafwan, (65) warga Muaro, Surabayo Lubukbasung yang dinyatakan hilang malam ini sekitar pukul 21.00 WIB dihentikan untuk sementara.

Upaya pencarian dijadualkan akan dilanjutkan Rabu, (28/11) besok dengan radius yang lebih luas.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, upaya pencarian Syafwan yang hilang sejak Selasa sore dipimpin Kabid. KL BPBD Agam Wahyu Bestari bersama tim gabungan Satpol PP-Damkar Agam, Babinsa, tim kepolisian bersama masyarakat sudah mengitari titik yang menjadi lokasi korban sehari-hari beraktifitas di ladang yang berjarak 1 km dari kediamannya.

Informasi yang diperoleh dari Lukman, staf Pusdal Ops. BPBD Agam menyebutkan, Syafwan, (65) warga Muaro, jorong Surabayo, nagari persiapan Surabayo Lubukbasung dinyatakan hilang sejak Selasa, (27/11).

Laporan orang hilang itu langsung ditindaklanjuti tim gabungan BPBD Agam bersama masyarakat.

Disebutkan, Syafwan dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah tidak kunjung pulang dari ladang hingga Selasa malam, padahal kebiasaannya, berangkat ke ladang dan sore sudah balik ke rumah, karena tak kunjung pulang, keluarganya melapor ke BPBD Agam.

Dijelaskan Lukman, ciri-ciri Syafwan, berbadan gemuk, tinggi 150 cm, ” upaya pencarian dilakukan tim gabungan BPBD beserta Babinsa dan masyarakat di sekitar kebunnya, hasilnya belum diperoleh hingga malam ini dan upaya pencarian akan berlanjut besok,” jelasnya.

Disebutkan Lukman Syahputra, korban berangkat dari rumahnya di Balai Salasa ke kebun sekitar jam 10.00 Wib menggunakan sepeda motor supra 125 dengan nomor polisi BA 6385 TD dan sampai siang hari, korban tidak kunjung pulang.

Sekitar pukul 16.30 WIB keluarga korban berinisiatif untuk menjemput korban di kebun yang berjarak sekitar 1 Km dari rumah, namun keluarga tidak menemukan korban.

” Keluarga korban hanya menemukan kendaraan, kain surung, jacket yang masih digantungkan di atas sepeda motornya. Diduga keluarga korban langsung panik dan melaporkan kasus orang hilang itu, apalagi korban diinformasikan menderita penyakit hypertensi,” sebut Lukman Syahputra.

HARMEN

0Shares