Bukittinggi, KABA12 — Suasana religius dan penuh kebersamaan terasa kental dalam kegiatan Pertemuan Bulanan sekaligus Tabligh Akbar yang digelar Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bukittinggi, di Masjid Muslimin Pintu Kabun, Minggu (26/04).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah antar Jama’ah Badan Kontak Majelis Taklim se-Kota Bukittinggi, sekaligus memperkuat semangat dakwah di tengah masyarakat. Ratusan jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diisi dengan tausiah penuh makna oleh Ustadz Syafrizal.
Ketua BKMT Bukittinggi, Syamsul Bahri menegaskan, kegiatan rutin ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat pemahaman keagamaan serta meningkatkan peran majelis taklim dalam membina umat.
Lebih lanjut, ia menambahkan komitmen BKMT dalam membangun peradaban melalui pemberdayaan wakaf. “Kita bekerjasama membangun peradaban melalui pemberdayaan wakaf bersama Yayasan Wakaf Produktif Center. Kita juga membantu masyarakat yang memerlukan sertifikasi wakaf, serta menggerakkan umat untuk berwakaf produktif guna menopang dakwah,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustadz Syafrizal mengajak jamaah untuk terus menjaga keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta menjadikan majelis taklim sebagai wadah pembinaan akhlak dan peningkatan kualitas diri.
“Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT)bukan hanya sekadar untuk sarana berkumpul, akan tetapi sebagai ladang pahala dan sarana memperbaiki diri menuju kehidupan yang lebih baik,” pesannya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BKMT Kota Bukittinggi kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
Hadir dalam kegiatan ini, Kabag Kesra Pemko Bukittinggi, Syukri Naldi, Ketua ASPHEN, Zulfamiadi, Ketua Wakaf Produktif Center Fauzan Azim, Ketua BKMT Kota Bukittinggi, Syamsul Bahri, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan ini juga terkumpul lebih 3 juta rupiah untuk finishing rumah Huntap korban musibah di Palembayan Kabupaten Agam.
(Ophik)