Palembayang,kaba12 — Tujuh warga Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan, terjebak aliran sungai Batang Nanggang, yang meluap akibat tingginya curah hujan sejak 3 hari terakhir. 7 warga itu, terjebak di ladang mereka, sejak Sabtu, (22/11) , menyusul peningkatan debit air yang terjadi sejak Sabtu sore kemarin.
Hingga Minggu sore, ketujuh warga tersebut masih bertahan di ladang tempat mereka bekerja, dan tidak bisa kembali ke rumah masing-masing, karena debit air di salah satu sungai besar di Kabupaten Agam itu meluap dan tidak bisa diseberangi.
Saat ini, ketujuhnya masih menunggu pertolongan dari tim gabungan SAR, yang sudah bergerak ke lokasi kejadian, baik tim SAR Padang, BPBD Agam, TNI-Polri dan unsur lain, setelah informasi terjebaknya para petani tersebut dilaporkan oleh pihak pemerintah nagari setempat.
Terjebaknya 7 warga Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan itu dibenarkan Kalaksa BPBD Agam Rahmad Lasmono dan Sabirun, Camat Palembayan menjawab kaba12, Minggu, (23/11) sore.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari info kebencanaan dan awak media, sebelumnya informasi terjebaknya 7 warga itu dilaporkan sekretaris Nagari Salareh Aia Barat, dimana para warga yang berladang di seberang sungai Batang Nanggang yang dilanjutkan dengan proses indentifikasi dan saat ini, tim gabungan direncanakan akan mengevakuasi warga yang terjebak aliran sungai yang meluap tersebut.
Data yang diperoleh kaba12, tujuh warga asal Nagari Salareh Aia Barat yang terkurung di ladang mereka dan tidak bisa pulang akibat meluapnya aliran sungai Batang Nanggang itu, masing-masing Febrianto, (36), Amiruddin, Abdul Hakim, (45), Deni Irawan Roza, (51), Yeni Novita, (44), Dasman, (44), dan Jisril Mahendra, (17), masih menunggu pertolongan tim SAR gabungan agar bisa pulang.
Disebutkan, 7 warga tersebut pergi sawah yang berada di seberang sungai Batang Nanggang, Sabtu, (22/11) pagi, dan sorenya mereka justru terjebak akibat meluapnya air sungai tersebut, “saat ini, tujuh warga tersebut, masih di lokasi sawah mereka, dan kita tengah mempersiapkan proses evakuasi bersama tim SAR gabungan, “sebut Kalaksa BPBD Agam, Rahmad Lasmono.
Dijelaskan, Minggu sore, setelah mendapat laporan dan berkoordinasi dengan berbagai unsur, tim BPBD Agam sudah bergerak ke lokasi,termasuk tim SAR Padang, PMI Agam, unsur TNI-Polri dan unsur lain, “kita akan koordinasi di lapangan untuk proses evakuasi warga yang terjebak luapan air sungai tersebut, “ulas Rahmad Lasmono lagi.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12, aliran sungai Batang Nanggang, merupakan salah satu sungai besar di Palembayan, yang bermuara ke sungai Batang Masang. Saat ini, karena curah hujan masih tinggi, menyebabkan debit air sungai tersebut masih tinggi.
(HARMEN)
