Koto Kaciak, KABA12 — Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama mendorong masyarakat Kabupaten Agam untuk mengikuti pelatihan vokasi sebagai upaya mengatasi masalah pengangguran.
Hal itu disampaikan saat menghadiri Sosialisasi Pelatihan Vokasi dan Pemagangan yang digelar Komisi IX DPR RI bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker RI) di aula SMKN 1 Tanjung Raya, Nagari Koto Kaciak, Kabupaten Agam, Sabtu (7/9).
Ade Rezki Pratama dalam sambutannya menjelaskan, bahwa meskipun Indonesia memiliki sekitar 280 juta penduduk, terdapat 8,5 juta orang diantaranya yang menganggur. Saat ini, lanjutnya, pemerintah sedang berfokus pada pencarian solusi untuk masalah ketenagakerjaan.

Untuk itu ia menekankan pentingnya pelatihan vokasi sebagai solusi mengatasi masalah pengangguran di Indonesia.
“Vokasi adalah keterampilan atau skill yang sangat dibutuhkan di pasar kerja saat ini. Banyak lulusan SMK yang sudah siap bekerja karena mereka memiliki keterampilan spesifik di bidang seperti sipil, perbengkelan, hingga perhotelan. Untuk itu mari ikuti program pelatihan vokasi secara gratis agar bisa diterima di dunia kerja, atau bisa membuka usaha sendiri,” jelasnya.
Diungkapkan, setiap tahun ada ribuan lulusan SMA, SMK, dan perguruan tinggi yang kesulitan mendapatkan pekerjaan karena ketidaksepadanan antara jumlah pencari kerja dan lapangan pekerjaan yang tersedia.

Selain mengikuti program pelatihan vokasi, ia mengajak masyarakat untuk menjalani pemagangan kerja di luar negeri, apabila lapangan pekerjaan di dalam negeri terbatas.
“Jika kesempatan kerja di dalam negeri terbatas, maka ada pula peluang pemagangan kerja di luar negeri dengan gaji diatas Rp 8 10 juta perbulan, namun memerlukan keterampilan bahasa asing seperti bahasa Jepang atau Korea,” katanya.
Sementara itu, Asep Irwan, perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan RI, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini sangat penting dilakukan karena adanya 8 juta pengangguran di Indonesia.
Menurutnya kegiatan ini adalah salah satu upaya pemerintah melibatkan pelatihan vokasi dan pemagangan untuk meningkatkan keterampilan kerja.
“Perusahaan saat ini lebih mengutamakan keterampilan daripada sekadar ijazah. Untuk itu segera mendaftar mengikuti pelatihan vokasi secara online dan gratis,” sebutnya.
Pelatihan itu terdiri dari 80 persen praktek dan 20 persen teori. Peserta pelatihan nanti aja diberi fasilitas uang transportasi, yang harian, pelatihan soft skill, dan attitude kerja.
Ia juga menginformasikan bahwa pelatihan vokasi dapat diakses di BLK Agam, BPVP Padang, dan BLK Padang, dengan berbagai metode program seperti up skilling, re skilling, dan triple skilling untuk mempersiapkan tenaga kerja yang lebih kompeten di pasar global.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Agam Martias Wanto menyampaikan terima kasih kepada Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama bersama mitra kerja Kemenaker RI atas perhatian yang diberikan.
“Kami mengapresiasi upaya ini, mengingat permasalahan ketenagakerjaan sampai sekarang masih ada. Dengan sosialisasi ini, diharapkan dapat membantu mengurangi pengangguran di Indonesia khususnya di Kabupaten Agam,” jelasnya.
(Bryan)
